#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Indonesia Ketemu Malaysia di Final Bulutangkis Beregu Asia 2020
15 February 2020 22:29 WIB
MANILA - TIM putra Indonesia dan Malaysia bertemu pada laga final Kejuaraan Bulutangkis Beregu Asia 2020 di Rizal Memorial Stadium, Manila, Filipina Minggu (16/2).

Tiket ke final Indonesia dibukukan setelah menekuk India 3-2 dalam pertarungan yang keras, Sabtu (15/2). Pasangan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, mampu menjadi penyelamat setelah mengalahkan Lakshya Sen/Chirag Shetty dengan skor telak, 21-6, 21-13.

Di balik kemenangan Indonesia, ada kekhawatiran yang timbul dari nomor tunggal putra. Pasalnya, dari tiga tunggal yang bermain, hanya Anthony yang sanggup meraup kemenangan seusai Sai Praneeth memilih mundur.


Baca Juga :
- Liga 1 2020 Force Majeure, Pelatih PSM Pilih Pulang ke Malaysia
- Kurniawan DJ: Piala Gubernur Jatim 2020 Hanya Pemanasan bagi Sabah FA

Dua tunggal putra lainnya masih belum tampil maksimal, Jonatan Christie dan Shesar Hiren Rhustavito gagal mengamankan partai kedua dan keempat.

Meski begitu, Indonesia bisa mengandalkan tunggal putra saat bertemu dengan Malaysia. Pasalnya, kedua negara punya peta kekuatan yang berbeda.

Di partai pertama, Anthony langsung bertemu dengan tunggal andalan Negeri Jiran Lee Zii Jia. Namun, pada pertemuan pertama kali keduanya, Anthony sukses menang.

Tunggal kedua, Jonatan Christie harus membuktikan kualitasnya jika tak ingin dipermalukan tunggal non-unggulan Malaysia, Cheam June-Wei yang berperingkat 72 dunia.

Indonesia lebih harus waspada dengan nomor ganda yang dimiliki Malaysia. Meski Indonesia punya tiga pasangan berperingkat sepuluh besar, namun pasangan Malaysia tak bisa dianggap remeh.

Pasangan Aaron Chia/Soh Wooi Yik, di laga semifinal melawan Jepang, mampu menang Takuro Hoki/Yugo Kobayashi. Modal kepercayaan diri dan rasa penasaran ingin mengalahkan ganda asal Indonesia.

Pasalnya, duet andalan Malaysia ini belum pernah menang dari Marcus/Kevin dengan rekor 0-5, dan hanya mencetak satu kemenangan dari enam pertemuan dengan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.

Aaron/Soh hanya punya catatan apik saat bertemu Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dengan tiga kemenangan dari tiga pertemuan.

"Kalau di lapangan, semua tim punya peluang yang sama. Peluangnya 50-50 untuk final besok, yang penting besok harus bisa kasih yang terbaik buat tim," ujar Kevin soal laga melawan Malaysia.


Baca Juga :
- Kurniawan Dwi Yulianto Resmi Jadi Pelatih Sabah FA
- FAM Belum Ingin Jadikan Pelatih Timnas Malaysia Rangkap Tangani U-23

Manajer Tim Indonesia, Susy Susanti berharap Jonatan dan kolega bisa lebih waspada dari awal dan tidak lengah.

"Kalau lihat penampilan Malaysia kan mereka memang bagus dari babak awal. Tapi kami sudah sering ketemu tim Malaysia, para pemain sudah tahu lawan-lawan mereka. Di SEA Games 2019 lalu kami menang dengan komposisi yang sama, jadi besok tinggal bagaimana atur strategi dan keberaniannya di lapangan," ujar Susy.*

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA