#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Hari Valentine! Inilah Lima pemain LaLiga yang Kembali pada Cinta Pertamanya
15 February 2020 14:05 WIB
MADRID - Santo Valentinus atau Valentine adalah hari untuk merayakan cinta. Dan cinta apa yang lebih besar daripada cinta kepada klub Anda? Hal itu merupakan emosi yang biasanya disangkutkan dengan para pendukung, tetapi para pemain terkadang merupakan pendukung berat pula.

Berikut adalah lima pemain bintang kelas dunia di LaLiga yang telah berpindah-pindah klub tetapi pada akhirnya kembali pada cinta pertamanya, alias klub masa kecil mereka.

Santi Cazorla (Villarreal)


Baca Juga :
- Ini Prosedur Latihan Klub La Liga di Tengah Wabah Corona, Ada yang Janggal
- Dybala: Saya Bilang ke Cristiano Ronaldo bahwa di Argentina Dia Dibenci

Pada tahun 2018, kedatangan Santi Cazorla diresmikan oleh seorang pesulap di lapangan Estadio de la Ceramica, kembali ke klub dimana ia menginjak langkah profesional pertamanya. Banyak yang menolaknya, dengan peluangnya untuk benar-benar mengatasi cedera pergelangan kaki yang menghebohkan, dia telah absen selama hampir dua tahun di Arsenal dengan penampilan yang sedikit. Namun selama musim lalu, pemain Spanyol tersebut telah mengubah narasi tersebut, melesatkan tim tercintanya Villareal menuju posisi Eropa dan bahkan mendapatkan panggilan Tim Nasional Spanyol. Itulah homecoming yang sukses.

Jesús Navas (Sevilla)

Sang ikon ibukota Navas bergabung di akademi junior Sevilla pada usia 15 tahun dan berhasil memenangkan enam piala sebagai bagian dari tim Sevilla pada pertengahan 2000-an yang ikonik sebelum meninggalkan tim untuk bergabung dengan Manchester City pada 2013. Setelah empat musim penuh piala di Inggris, tarikan dari klub masa kecilnya terlalu kuat hingga akhirnya Navas kembali, berpindah posisi menjadi bek penuh. Sejak 2017 Navas menjadi kapten klub, memecahkan rekor penamipan klub serta namanya dijadikan nama stadion tim cadangan untuk menghormatinya.

Aritz Aduriz (Athletic Bilbao)

Meskipun ia lahir dan besar dekat San Sebastian, Aduriz pindah menyebrangi Basque untuk memulai karirnya di Bilbao bersama Athletic Club. Sang penyerang pernah bermain jauh dari San Mames, yang paling terkenal adalah dengan RCD Mallorca dan Valencia CF, namun gambaran akan klub pertamanya selalu kuat. Faktanya, performa terbaik Aduriz selama karirnya telah datang sejak ia kembali di usia 30 tahun pada 2012. Ia mengumukan bahwa akan pensiun pada akhir musim 2019/2020, dan hal tersebut sesuai mengingat ia akan melakukanya dengan balutan seragam merah putih milik Athletic Club.

Joaquín (Real Betis)

Tidak ada legenda di Real Betis seperti Joaquín. Saat ini ia merupakan pemain, kapten, bahkan pemegang saham di Benito Villamarin, Joaquín melambangkan klub tersebut. Ia sempat menghabiskan waktu di klub lain, terutama Valencia, Malaga, dan Fiorentina, sebelum kembali pada 2015. Baru saja memperbarui kontraknya di klub hingga 2021, Joaquín akan bermain untuk klub yang ia cintai untuk beberapa waktu, dan ia tidak menunjukan tanda-tanda melambat; saat ini ia merupakan pemain tertua dalam sejarah LaLIga yang mencetak hat-trick.


Baca Juga :
- Tampil Impresif Bersama Wolves, Raul Jimenez Dipantau Radar Real Madrid
- Kompetisi Sedang Ditunda, LaLiga Ajak Penggemar untuk Menengok Sejarah

Gerard Piqué (Barcelona)

Gerard Piqué datang dari akademi La Masia di Barcelona, namun perpindahannya ke Manchester United dan Real Zaragoza mencatatkan namanya sebagai bintang masa depan. Namun kesuksesan besarnya datang kembali di klub masa kecilnya, di mana ia memenangkan 8 gelar LaLiga, 6 Copa del Rey, dan 3 Liga Champion sejak dipulangkan oleh Pep Guardiola pada tahun 2008.

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA