#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Profil Klub Liga 1 2020
Liga 2 Itu Berat, Laskar Rencong Tak Mau Semusim di Liga 1
14 February 2020 21:14 WIB
BANDA ACEH - Persiraja Banda Aceh menjadi tim pendatang baru di Liga 1 2020. Tim berjulukan Laskar Rencong ini promosi ke kasta tertinggi usai finis di peringkat ketiga Liga 2 2019.

Kini, Persiraja menjadi satu-satunya wakil Pulau Sumatera karena dua tim Sumatera lainnya, gagal naik kasta yaitu Sriwijaya FC yang terhenti di perebutan posisi ketiga dan PSMS yang terhenti di babak delapan besar Liga 2 2019.

Meski berstatus tim promosi, bukan berarti Persiraja menjadi anak baru di kompetisi tertinggi. Sebab pada musim 2010/11 lalu Persiraja sudah pernah bermain di Indonesian Premier League pada saat dualisme kompetisi di tanah air. Bahkan Persiraja pernah menjuarai kompetisi sepak bola Indonesia yang kala itu bernama Perserikatan pada tahun 1980.


Baca Juga :
- Terkait Kondisi Pemain PSS Sleman, Begini Penjelasan Dokter Tim
- Lucu! Tanya-Jawab Warganet bareng Bagus Kahfi, dari Serius hingga Nyeleneh

Tim berjulukan Laskar Rencong dan Lantak Laju (hajar terus) ini, akan mencicipi ketatnya atmosfer Liga 1 2020. Namun, pembentukan tim Persiraja saat ini belum 100 persen, karena masih terus mencari dan menyeleksi pemain. Total pemain yang sudah dikontrak dan dipastikan memperkuat Persiraja barulah 24 orang pemain, dari rencana merekrut minimal total 30 pemain.

Kabinet kepelatihan Persiraja masih menggunakan pelatih dan asisten pelatih di Liga 2 lalu yang dikepalai Hendri Susilo dengan berlisensi A AFC. Namun jika ke depan regulasi mengharuskan pelatih tim Liga 1 berlisensi AFC Pro maka Persiraja akan memburu arsitek baru dengan tetap menjadikan Hendri Susilo sebagai asisten pelatih. Karena saat ini Hendri Susilo baru saja  mengambil  lisensi AFC Pro yang diadakan PSSI di tahun 2020.

Meski kebutuhan pemain belum 100 persen terpenuhi, Persiraja terus mematangkan kekuatan tim lewat latihan-latihan yang sudah dirancang. Bahkan, rencananya pada 21 Februari mendatang Persiraja berencana menggelar uji coba melawan PSMS. Persiraja juga akan menjajal kekuatan tim-tim di Pulau Jawa karena memiliki tim-tim yang satu level untuk diajak uji tanding.

“Momen uji coba berguna bagi tim pelatih untuk menentukan kerangka tim secara maksimal, dan melihat apa yang masih lemah untuk segera diperbaiki sebelum kompetisi resmi dimulai," kata Hendri Susilo.

Karena perjuangan yang cukup berat untuk naik kasta di 2019 lalu, Persiraja tidak ingin hanya semusim berkompetisi di kasta tertinggi. Persiraja sudah mematok target jauh-jauh hari agar bisa bertahan di Liga 1 2021.

Presiden Persiraja Aceh, Nazaruddin Dek Gam mengaku, jajaran manajemen dan pelatih sudah menyepakati  target tim untuk Liga 1 2020, konklusinya, Persiraja   minimal mengantongi total 45 poin di akhir musim. “Pada musim pertama kami di Liga 1 2020, minimal kami bisa bertahan dulu di Liga 1 atau finis di papan tengah,” kata Dek Gam.

Pasalnya, Persiraja bukanlah tim yang kuat secara finansial dan masih mencari-cari sponsor untuk diajak kerja sama. Namun meski belum kuat secara keuangan,  di Liga 2 2019 lalu gaji dan bonus pemain Persiraja tetap lancar.

Karena Persiraja berkaca dari tim-tim yang merekrut pemain bernilai tinggi namun akhirnya terkendala finansial sehingga terlambat membayarkan gaji pemain. Trik Persiraja agar sehat secara finansial di Liga 1 2020 yaitu mencari pemain yang nilai kontraknya tidak terlalu tinggi namun tetap punya kualitas.* AGUSTIAN PRATAMA

 

 

DATA PROFIL

Nama: Persiraja Aceh

Julukan: Laskar Rencong / Lantak Laju (Hajar Terus)

Didirikan: 28 Juli 1957

Stadion: Stadion Harapan Bangsa   

Kapasitas: 45 ribu penonton

Badan Hukum:   PT Persiraja Lantak Laju

CEO: Nazaruddin Dek Gam

Manajer:  Syarwani Sulaiman

Pelatih: Hendri Susilo

Capaian 2019 : Peringkat Ketiga Liga 2

Prestasi :  Juara Perserikatan 1980.

 

Skuat Resmi Persiraja: 

Kiper :

Fakhrurrazi Kuba

 

Belakang :

Adam Mitter (asing), Asep Budi Santoso, Kasim Slamat, Eriyanto, Agus Suhendra, Tri Rahmad Priadi, M Aliyah Alfuad, Luis Irsandi

 

Tengah : Bruno Dybal (asing), Miftahul Hamdi, Nazarul Fahmi, Rendi Saputra, Fery Komul, Defri Riski, Mudasir, Zamrony, Husnuzhon, Mukhlis Nakata, Assanur Rijal

 

Depan :

Vanderlei Fransisco, Mudassir, Rezam Baskoro, Andri Abu Bakar

 


Baca Juga :
- Akademi Sepak Bola yang Baru Didirikan Mantan Striker Asing PSIS Ini Belum Bisa Berjalan karena Virus Corona
- Menpora Imbau Induk Cabor Bijak dalam Mengambil Keputusan di Tengah Wabah Virus Corona

 

  

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA