#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Liga 1 2020 Segera Digulirkan, tapi Sponsor Belum Datang
13 February 2020 21:41 WIB
JAKARTA - Kompetisi Liga 1 Indonesia 2020 rencananya akan dihelat pada Sabtu 29 Februari dan berakhir 31 oktober 2020. Tapi, PT Liga Indonesia Baru (LIB) belum mendapat gandengan.

Direktur Utama LIB Cucu Somantri mengungkapkan, pihaknya saat ini masih mengkaji nilai subsidi yang bakal digelontorkan ke klub-klub Liga 1. Pasalnya, LIB masih mencari sponsor yang bakal digandeng pada kompetisi musim 2020. 

Sejak ditunjuk menjadi operator Liga 1 pada 2017, LIB selalu memberikan kontribusi dana berupa subsidi kepada tiap klub peserta. Jumlahnya selalu berubah-ubah. 


Baca Juga :
- Soal Gaji, Bhayangkara FC Akan Bicara ke Pemain via WhatsApp
- Wawancara Eksklusif Indra Sjafri : "Buat Saya WFH Memang Kehidupan Saya Bertahun-tahun"

Pada musim 2017 dan 2018, LIB memberikan subsidi sebesar Rp 7,5 miliar. Tapi, nilainya menurun jadi Rp 5 miliar pada 2019. Pasalnya, Rp 2,5 miliar sisanya diproyeksikan untuk pembinaan usia muda. 

"Ini liga saja belum bergulir. Sekarang sponsornya siapa, dapat pemasukannya dari mana. Terus, menentukannya (subsidi) bagaimana dong?" tutur Cucu kepada wartawan, Kamis (13/2/2020). 

Menurutnya saat ini LIB masih terus bekerja untuk bisa mendapatkan sponsor. LIB juga terus menghitung pemasukan yang diperoleh yang bakal digunakan untuk operasional Liga 1 dan Liga 2. 

"Nanti semua kita kalkulasikan. Daripada kita beri janji-janji. Kalau bisa meningkat ya bagus kan," tambah Cucu. 

"Makanya di LIB ada perwakilan dua komisaris dari klub agar kami tahu kebutuhan operasional klub berapa sehingga bisa ditentukan jumlah subsidinya," tuturnya.  


Baca Juga :
- Gong Oh Kyun Positif Covid-19, Begini Penjelasan Dokter Timnas
- Tanpa Gejala, Asisten Pelatih Timnas Indonesia asal Korea Selatan Positif Covid-19

Ditambahkan Cucu, direksi baru LIB akan berupaya untuk membuat kompetisi lebih baik dari sebelumnya. Termasuk berusaha membuat subsidi lebih besar dari musim sebelumnya. 

"Masa kami datang jumlahnya malah turun. Karena itulah kita kerja keras," ucap Cucu.*
 

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA