#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Dikabarkan Akan Meluncur ke Ferrari, Hamilton Bertemu Bos Mercedes Bahas Kontrak Rp 3,3 Triliun
11 February 2020 08:51 WIB
LONDON - Lewis Hamilton akan bertemu dengan bos Mercedes hari ini. Pembalap F1 itu akan negosiasi untuk kesepakatan mega 180 juta poundsterling atau sekitar Rp 3,3 triliun.

Bintang F1 akan bertemu ketua Merc Toto Wolff untuk pertama kalinya dalam dua bulan. Keduanya menunda negosiasi kontrak selama liburan musim dingin F1.

Hamilton, yang kontraknya berakhir pada akhir musim ini, telah dikaitkan dengan pergantian ke rival Ferrari.


Baca Juga :
- Staf McLaren yang Dikarantina karena Positif Corona Sudah Pulang ke Rumah
- Bernie Ecclestone: Tak Usah Gelar Formula 1 2020

Pada balapan terakhir musim lalu di Abu Dhabi pada November, Wolff mengakui ada kemungkinan 25 persen Hamilton akan bergabung dengan Ferrari.

Namun, ia sekarang tampak lebih berharap untuk menandatangani kembali pembalap berusia 35 tahun itu dalam kesepakatan yang bisa diperpanjang hingga tiga tahun ke depan.

Hamilton akan tiba di markas besar Brackley hari ini jelang peluncuran mobil mereka di Silverstone pada Jumat (14/2) dan Wolff ingin sekali mengejar ketinggalan.

"Kami bertemu satu sama lain di ruang ganti sebelum pesta Natal kami pertengahan Desember, dan aku berkata 'kita harus bicara'," kata Toto Wolff dilansir The Sun.

"Lewis berkata kepadaku, 'bagaimanapun juga, kita tidak terburu-buru karena ini yang ingin kita berdua lakukan' dan aku berkata aku setuju denganmu."

"Kami mengirim sms selama liburan secara teratur. Dan sampai pada kesimpulan bahwa itu adalah hal yang tak terucapkan yang kami tinggalkan dalam damai selama Januari."

Tapi Wolff pikir dengan dia kembali ke Eropa minggu ini, ini adalah di mana akan mengupas pembicaraan kontrak. 


Baca Juga :
- Tujuh Tim Formula 1 Asal Britania Raya Bersatu Perangi Corona
- Ikuti Jejak Formula 1, MotoGP Akan Gelar Balapan Virtual, Rider-rider Ini Dipastikan Ikut

"Kami memiliki pertemuan teknis. Kami memiliki tes enam hari di Barcelona dan kemudian ada banyak waktu untuk duduk," katanya.

"Tapi saya tidak stres karena tidak memiliki tanda tangan di garis putus-putus. Itu hanya berarti bahwa kita belum sampai pada kesimpulan diskusi, tetapi saya cukup optimis bahwa kita akan melakukannya."*

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA