#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Kalah dari Inter, Pelatih Milan Damprat Pemainnya
10 February 2020 08:28 WIB
MILAN - Pelatih Milan Stefano Pioli mengakui marah dengan pemainnya. Terutama lantaran tugas defensif yang tidak efektif. 

Milan menelan kekalahan 4-2 dari Inter, Minggu (9/2). Rossoneri mendominasi babak pertama, unggul 2-0 dengan assist Zlatan Ibrahimovic untuk Ante Rebic, lalu dia mencetak gol kedua.

Namun, Marcelo Brozovic dan Matias Vecino dengan cepat menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Kemudian sundulan Stefan de Vrij dan tandukan terakhir dari Romelu Lukaku memastikan kemenangan Inter 4-2.


Baca Juga :
- Kabar Buruk Buat Milanisti! Negosiasi Dengan Rangnick Mandek, Alamat Batal? Begini Penjelasannya
- Conte Sumbang 12 Komputer untuk Rumah Sakit Anak di Turin

"Babak pertama melihat strategi kami bekerja dengan sangat baik dan mungkin kami layak lebih dari 2-0," kata Pioli kepada Sky Sport Italia.

“Sayangnya, dua insiden di mana kita harus melakukan banyak hal, jauh lebih baik mengubah permainan pada tingkat mentalitas. Kebobolan dua gol dalam tiga-empat menit membuat semua perbedaan," sungutnya.

“Kami memiliki kesempatan di akhir untuk menyamakan kedudukan 3-3 dengan Ibra. Tetapi kami terlalu terganggu dengan gol. Inter adalah tim yang jauh lebih berpengalaman daripada kami dan lebih terbiasa bermain permainan tertentu, jadi mereka kembali ke dalamnya. Kami juga tidak beruntung, karena kami menabrak tiang dua kali.”

Pioli menjelaskan bahwa dia telah memperingatkan Milan tentang bahaya dalam permainan ini. Tetapi beberapa perintahnya tidak diikuti.

“Saya marah dengan para pemain saya, karena kami memiliki beberapa tugas defensif dalam situasi itu dan saat kami melepaskannya, kami dihukum."


Baca Juga :
- CEO Inter Marotta: Tidak Akan Ada Lagi Transfer dengan Nilai Fantastis
- Ibra Siap Pensiun, Milan Lagi-lagi Bidik Bintang Lawas

“Sangat disayangkan, karena kami memegang kendali dan mengalahkan tim yang kuat, membuatnya tampak seperti tidak pernah ada jarak 19 poin di antara kami. Kami memiliki tugas defensif dan kami tidak melakukannya," paparnya.

“Itu benar-benar paruh pertama terbaik kami musim ini, tetapi kami kehilangan derby yang telah kami menangi. Kami harus membangun kualitas yang kami tunjukkan di babak pertama. Pertandingan harus dianalisis secara keseluruhan."*

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA