#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Juve Makin Jago Menyita Bola
08 February 2020 10:43 WIB
TURIN – Maurizio Sarri pernah punya ikatan dengan Hellas Verona pada musim 2007/08. Kendati hanya dua bulan saja, petualangan singkat itu turut membentuknya jadi pelatih papan atas Italia seperti sekarang. Sabtu (8/2) atau Minggu dini hari WIB, dia akan membawa Juventus FC ke markas I Mastini, Stadion Marc’Antonio Bentegodi.

Pelatih 61 tahun itu telah sepenuhnya mengubah mentalitas Juve. Ide permainannya pun perlahan-lahan merasuk dalam benak setiap pemain. Sejak awal, Sarri menjelaskan konsepnya yang mengutamakan pengendalian permainan. Untuk itu, anak buahnya harus lebih berani di lapangan.

Dalam pertandingan pekan lalu lawan ACF Fiorentina, I Bianconeri menorehkan rekor penguasaan bola musim ini: 74,35 persen. Mereka menyita bola hampir 90 menit dan menghasilkan lebih banyak operan di lapangan tengah lawan. Kini mereka bertengger di puncak dengan 59,54 persen.


Baca Juga :
- Banyak Torehkan Rapor Positif, Lazio Segera Amankan Inzaghi
- Dengan Chiesa, Inter Dapat Main Menggunakan 3-5-2 dan 4-2-3-1

Setelah menyabet gelar juara Seri A kedelapan berturut-turut, si Nyonya Besar berada di posisi keempat dalam klasemen penguasaan bola, membuntuti FC Internazionale, SSC Napoli dan Atalanta BC. Cukup dengan kehebatan Cristiano Ronaldo dan rekan-rekan untuk membungkam lawan. Sarri di musim ini telah menggunakan dua formasi: 4-3-1-2 dan 4-3-3, yang membuat pemain saling berdekatan.

Ketika menerapkan skema 4-3-3, kehadiran Douglas Costa sangat penting. Winger asal Brasil itu hebat dalam melewati lawan sekaligus memulai manuver bagus dari sisi kanan. Dia juga ulet dalam mendapatkan bola dan menjaganya hingga saatnya mengoper.

Costa akan berdampingan dengan Paulo Dybala dan Ronaldo. La Joya yang akan memperpanjang kontrak hingga 2025, mesti mengakhiri masa paceklik. CR7 perlu membantunya. Trio itu harus lebih agresif dan pantang menyerah dalam membongkar lapisan pertahanan Verona yang sudah sekelas tim Liga Champions. Skuat besutan Ivan Juric tidak pernah kalah dalam tujuh pekan beruntun.

“Konsistensi lawan sangat jelas. Verona sedang menjalani musim yang hebat. Mereka adalah tim yang berbahaya. Juric juga merupakan pelatih hebat. Jelas sekali bagi para pemain saya, ini akan jadi pertandingan menakutkan. Sungguh berguna memiliki seorang striker yang menyerang secara mendalam,” Sarri menjelaskan.


Baca Juga :
- Zamorano Buka Rahasia Mengapa Kenakan Nomor 1+8 di Inter
- Musim Depan, Brozovic Poros dalam Pembenahan Inter

Trio penjaga palang pintu: Amir Rrahmani, Koray Guenter dan Marash Kumbulla memiliki tanggung jawab berat melindungi kiper Marco Silvestri. Rotasi perlu dilakukan karena Verona tampil dalam tiga pertandingan selama sepekan.

“Tidak mudah memulihkan energi dan kondisi para pemain, tapi kami sangat antusias. Kami akan mencoba memainkan pertandingan hidup mati. Tim sudah berkembang dengan baik. Saya selalu menambahkan sesuatu. Respons para pemain sangat memuaskan,” kata Juric.*** Dari berbagai sumber

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA