#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Maurizio Sarri Sebal Ballon d'Or Messi Lebih Banyak daripada Ronaldo
16 January 2020 09:29 WIB
TURIN - Kapten Barcelona Lionel Messi mengklaim Ballon d'Or keenam pada Desember 2019, mengungguli Cristiano Ronaldo dari Juventus. 

Pelatih Juventus Maurizio Sarri mengatakan benar-benar menjengkelkan bahwa seseorang telah memenangkan lebih banyak Ballons d'Or daripada superstar Cristiano Ronaldo.

Kapten Barcelona Lionel Messi mengungguli Ronaldo untuk rekor Ballon d'Or, mengklaim kehormatan individu keenamnya pada Desember.


Baca Juga :
- Ronaldo Tidak Mau Bertukar Kaus dengan Kiper yang Menepis Tendangan Penaltinya
- Ronaldo Segera Jadi Atlet Ketiga yang Penghasilannya Tembus 1 Miliar Dolar AS

Hasilnya datang meskipun Ronaldo membantu Juve meraih gelar Serie A kedelapan berturut-turut dan Portugal memenangkan mahkota Liga Bangsa-Bangsa.

Sari bertekad untuk Ronaldo - yang menang 4-0 di Coppa Italia pada babak 16 besar atas Udinese, Kamis (16/1) karena sakit - untuk menambah koleksi Ballon d’Or-nya dan menyamai Messi.

"Saya ingin membantu Cristiano memenangkan Ballon keenam atau pertama," kata Sarri kepada wartawan pasca pertandingan di Turin.

 

“Sangat menyebalkan berpikir bahwa seseorang memenangkan lebih banyak [Ballons d'Or] daripada dia. Saya berpikir tentang dia dan saya pikir membantu dia adalah tujuan saya dan tujuan tim. Itu tepat untuknya," papar Sarri.

“[Paulo] Dybala akan menjadi salah satu pesaing di tahun-tahun mendatang. Saya pikir begitu."

Sementara Ronaldo absen, pemain depan Juve Paulo Dybala mempesona dengan dua gol dan satu assist melawan Udinese.

Dybala mengkreasi gol Gonzalo Higuain pada menit ke-16 menyusul permainan kombinasi yang memukau sebelum melepaskan tembakan mengesankan.


Baca Juga :
- Jalan-jalan bersama Keluarga di Tengah Wabah Corona, Ronaldo Dapat Teguran Keras
- Harry Kane Buka Opsi Hengkang Demi Trofi, Juventus Siap Siaga

“Dybala adalah pemain top. Karena setiap pemain top ketika mereka menjadi percaya diri dan memiliki usia yang tepat, mereka bermain seperti pemain top," katanya.

"Saya tidak berpikir seorang manajer dapat mengajarkan sesuatu kepada pemain top. Dybala akan meninggalkan jejak di dunia dan sepak bola Eropa di tahun-tahun mendatang. Dia memiliki usia yang tepat untuk meninggalkan bekas dan dia masih memiliki banyak tahun dalam kariernya. Dia benar-benar percaya diri pada saat ini setelah beberapa kesulitan di masa lalu."*

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA