#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia


Friedkin Ingin Memimpin Roma Saat Derbi
03 January 2020 10:54 WIB
ROMA – Uji tuntas terkait operasi penjualan AS Roma dimulai kemarin. Dan Friedkin menargetkan sudah jadi pemilik saham mayoritas I Giallorossi sebelum derbi lawan SS Lazio, Minggu (26/1). Sembari menunggu prosesnya rampung, pengusaha asal Texas itu berniat menonton laga lawan Torino FC akhir pekan ini di Stadion Olimpico. Dia ingin membangun relasi dengan Romanisti.

Isu tentang suksesi pemilik rupanya tidak mengganggu situasi internal klub. Anak buah Paulo Fonseca berlatih di Tre Fontane dengan porsi makin berat. Mereka ingin meningkatkan grafik permainan hingga Derby della Capitale.

“Para pemain paham pentingnya bekerja dalam situasi ini agar bisa terus memetik kemenangan, dengan ini kami bisa kuat. Semua termotivasi, kami menunggu jawaban yang bagus. Torino lawan yang tangguh, pasti pertandingan ini sulit,” kata pelatih Paulo Fonseca kepada Roma TV. “Kami tidak bermain dengan baik pada derbi pertama. Lazio menunjukkan sebagai sebuah tim hebat. Saya akui itu adalah laga paling berat musim ini. Duel lawan Lazio sangat fundamental dalam proses penyesuaian saya dan membuat tim mengubah banyak aspek.”


Baca Juga :
- Andrea Pirlo dan Morata Ternyata Sudah Bertemu dalam Liburan Awal September Ini
- Pemain Baru Juventus Ini Dinilai Memiliki Kemampuan seperti Edgar Davids

Sementara itu, Direktur Olahraga Gianluca Petrachi mengupayakan penguatan tim tanpa mengacaukan neraca. Penjualan Cengiz Under menjadi kunci untuk melancarkan operasi mercato Januari. Winger itu diincar klub raksasa Eropa, di antaranya Tottenham Hotspur, Bayern Muenchen dan Everton. Roma bisa memasang harga tinggi.

Dana tersebut dapat digunakan untuk menggaet Matteo Politano. Jika melihat sulitnya winger itu mendapat tempat di skuat inti Antonio Conte, tawaran kembali ke Trigoria tampak menarik. Namun, FC Internazionale butuh pemain nomor 16 tersebut untuk mahar dalam operasi transfer gelandang ACF Fiorentina, Gaetano Castrovilli.


Baca Juga :
- Cetak Dua Gol Masih Tidak Senang, Ibrahimovic: Jika Saya Berusia 20 Tahun Bisa Tambah Dua Lagi
- Stefano Pioli soal Kemenangan Milan atas Bologna: Kami Menyerang dengan Intensitas yang Tinggi

Petrachi mesti mencari siasat agar Inter mau memberikan Politano sebagai pinjaman dengan hak tebus 20 juta euro (sekira Rp311 miliar). Banyak klub Eropa mencari informasi mengenai Nikola Kalinic. Setelah striker asal Kroasia ini bersedia pergi, Roma akan memikirkan dengan serius opsi Andrea Petagna.

Striker SPAL itu adalah opsi yang realistis karena Dries Mertens, favorit Fonseca, terlalu mahal. Petagna telah mencetak 23 gol dalam 55 pertandingan selama dua musim terakhir. Dia adalah attaccante di bawah 25 tahun paling subur di Italia sepanjang 2019 (16 gol) dan mencetak banyak gol sundulan (6, seperti Romelu Lukaku). Akurasi tembakannya mengagumkan 84 persen, dari 19 tembakan dihasilkan 16 gol dan jago memenangi duel (111). Dalam kategori ini, hanya Edin Dzeko (114) dan Andrea Belotti (112) lebih baik.* Dari berbagai sumber

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA