#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia


Fred Jadi Inspirator Kemenangan MU di Burnley
30 December 2019 07:35 WIB
BURNLEY - Ole Gunnar Solskjaer memuji Fred setelah penampilannya yang luar biasa dalam kemenangan 2-0 Manchester United FC di Burnley pada Sabtu (28/12). Terakhir, pelatih asal Norwegia itu bahkan membandingkan performa gelandang asal Brasil tersebut seperti pemain tengah legendaris Setan Merah, Paul Scholes.

Menyusul cedera yang dialami oleh Paul Pogba dan Scott McTominay, Fred dipasangkan dengan Nemanja Matic pada laga Liga Primer pertama mereka sejak 22 September. Hasilnya, menjanjikan. Permainan disiplin pasangan ini menghasilkan clean sheet liga yang ke-15. MU pun merangkak ke peringkat kelima, dengan raihan total 31 poin.

Hingga pekan ini Fred telah tampil starter di 13 laga terakhir MU di liga domestik, sebanyak yang dijalaninya sepanjang musim lalu. Secara keseluruhan sang pemain telah membuktikan bahwa dirinya memang layak menghuni lini tengah Setan Merah. Menurut Solskjaer, gelandang 26 tahun itu terus berprogres.


Baca Juga :
- "Masa Depan Terlihat Cerah!" Lakukan Penyelamatan Gemilang dalam Debutnya di MU, Dean Henderson Dipuji Warganet
- Solskjaer Ungkap Satu Kelemahan Mason Greenwood yang Membuatnya Belum Dianggap Striker Sejati

“Saya merasa Fred dan Nemanja (Matic) bermain sangat baik. Tiga atau empat bulan lalu, saya yakin Anda tidak akan mengatakan Fred akan mampu menjadi salah satu pemain terbaik di Turf Moor (kandang Burnley),” kata Solskjaer.

Ketika pelatih MU itu diminta menilai penampilan Fred oleh komentator BT Sport, Scholes setelah pertandingan, ia memberikan jawaban yang menarik. “Dia (Fred) telah berkembang. Dia semakin percaya diri, gelandang mungil yang ulet, seperti Anda (seraya menunjuk ke arah Scholes)! Mungkin dia sedikit lebih cepat daripada Anda.”

Clean sheet tandang ketiga MU di liga ini yang pertama mereka raih sejak menang 3-0 di Fulham pada 9 Februari lalu. Kali ini Solskjaer sengaja menyimpan full-back Aaron Wan-Bissaka dan Luke Shaw, digantikan Ashley Young dan Brandon Williams. Namun, Harry Maguire dan Victor Lindeloef bermain 90 menit kedua kalinya dalam tiga hari.

“Jika Anda mencatatkan clean sheet, maka Anda selalu memiliki kesempatan untuk memenangi pertandingan,” ujar Solskjaer menambahkan. “Dan hal itu sudah lama bagi empat bek kami, dan David (de Gea) sebagai kiper khususnya. Ini laga yang hebat. Ini juga bukti kerja yang kami lakukan."

Selanjutnya mereka akan bertandang ke Arsenal FC pada hari pertama pada 2020, yang menandai tempat kemenangan domestik pertama Solskjaer sebagai pelatih MU pada Maret lalu. Setan Merah mencatat kemenangan liga berturut-turut hanya untuk kedua kalinya musim ini di Turf Moor dan Solskjaer merasa mereka mulai konsisten.

“Kami menjadi lebih baik. Hanya, kami memiliki terlalu banyak hasil imbang sejak awal musim, yang menempatkan kami di posisi kami sekarang berada. Kami hanya kalah sebulan sekali. Dan, itu tidak buruk untuk tim yang sedang belajar dan berkembang, jadi semoga kami segera hanya kalah dua bulan sekali. Tetapi ini langkah maju yang besar."

Dyche Frustrasi

Pelatih Burnley, Sean Dyche, pun tidak menyembunyikan rasa kecewanya karena harus menelan dua kali kekalahan melawan MU musim ini. “Dua laga  yang sungguh membuat frustasi karena dua kesalahan pada momen-momen penting memengaruhi hasil akhir. Tetapi banyak hal baik. Kami masih bermain sebagai tim teratas,” kata Dyche.

“Secara umum babak pertama kami menanganinya (permainan) dengan baik. Kemudian kesalahan sungguh mengubah perasaan baik itu. Saya pikir babak kedua kami merespons dengan sangat baik. Saya sangat senang dengan penampilan babak kedua.”***NURUL IKA HIDAYATI

 


Baca Juga :
- Solskjaer: Dean Henderson Lakukan Itu Hanya Satu Malam, David de Gea Bertahun-tahun
- Carabao Cup: Bantai Luton, Manchester United Melaju ke Ronde Empat

 

 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA