#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Impian Arteta Nyaris Hancur Gara-gara Problem Jantung
27 December 2019 15:23 WIB
MIKEL Arteta adalah pelatih Arsenal FC yang baru, tetapi dia telah melalui perjalanan yang luar biasa untuk mencapai tahap ini. Sebelum menjadi bintang Liga Primer, mantan kapten The Gunners itu bahkan dipaksa berjuang untuk tetap hidup semasa bayinya. Di usianya yang masih sangat muda itu, dia harus menjalani operasi jantung darurat.

Situasi bawaan lahir itu nyaris menghancurkan impian sepak bola Arteta. Si playmaker asal Spanyol itu menderita kondisi langka, hatinya tidak mendapatkan pasokan darah bersih yang tepat. Dia membutuhkan operasi yang menurut dokter akan membuatnya berhenti melakukan aktivitas olahraga berat di masa depan. Termasuk sepak bola.

"Saya memiliki masalah besar dengan hati saya ketika masih bayi dan di usia dua tahun saya harus menjalani operasi untuk memperbaiki banyak hal," ujar Arteta kepada The Sun. “Saya pikir saya orang pertama di Spanyol yang menjalani operasi khusus itu dan para dokter memvonis tidak ada kesempatan saya bisa melakukan olahraga apa pun.”


Baca Juga :
- Belum Bermain di Tim Utama Madrid, Pemain Ini Direbutkan MU dan Arsenal
- Serunya Pesepak Bola Nasional Beradu Skill dengan Pemain Pro PUBG Mobile

“Tapi, bahkan sebagai anak kecil, saya telah jatuh cinta dengan sepak bola dan orangtua saya pun tidak bisa menghentikan saya. Jadi, ketika saya usia tujuh-delapan tahun, orangtua saya duduk bersama orang-orang medis dan berkata, 'Lihat, dia tidak akan melepaskan hasrat bersepak bola', jadi mereka perlu tahu seberapa besar risikonya.”

“Mereka hanya tidak ingin sesuatu yang buruk terjadi pada saya suatu hari di sekolah - atau ketika saya bermain di lapangan. Tapi bertahun-tahun kemudian, hati saya bertambah kuat dan sekarang tidak lagi menjadi masalah. Tentunya, ketika saya mulai bermain dengan serius, saya harus melakukan banyak pemeriksaan medis.”

Awalnya, menurut Arteta, setiap dua bulan, lalu setiap enam dan sekarang tiga atau lima tahun sekali. “Saya masih memiliki bekas luka di dada saya, seperti tanda tangan saya. Tapi selain itu, semuanya baik-baik saja."

Pada 2016, jalur Arteta menuju karier manajerial terwujud di Manchester City bersama orang-orang seperti Brian Kidd dan Domenec Torrent. Luar biasanya, baru tiga bulan, Pep Guardiola memberinya kepercayaan untuk memilih tim jelang pertandingan lawan bekas klubnya, Arsenal, di Liga Primer.

Dalam buku yang baru-baru ini diterbitkan ‘Pep’s City - Making of a Superteam’ oleh Lu Martin dan Pol Ballus, Guardiola, yang pada titik itu baru mengenal sepak bola Inggris, mengungkapkan semuanya. Dia percaya Arteta lebih mengenal permainan Arsenal, mengingat Arteta baru mundur dari klub London Utara itu dua bulan sebelumnya.

Arteta berkata: "Saya bukan idiot, jadi saya sudah melakukan persiapan. Saya menduga Pep akan meminta opini saya. Jadi saya katakan kepadanya pendapat saya. ‘Ini yang akan mereka lakukan, jadi saya berencana bermain seperti ini.’ Pep menyukai ide-ide saya dan kami bermain dengan rencana saya.” Hari itu City mengalahkan Arsenal 2-1.

Dan, Arteta bersyukur ada sesosok Lorena Bernal, wanita yang telah mendampinginya selama sembilan tahun terakhir. Mereka bertemu pada 2002, dan ketika itu Lorena tidak mengetahui pria yang dikencaninya itu adalah pemain bola.

Lahir di Argentina, dia pindah ke Spanyol ketika berumur satu tahun. Usia tujuh tahun, dia jadi model, usia 13 tahun mulai mengambil kelas drama di Saint Sebastién. Pada 1999, ketika baru 17 tahun, Bernal dinobatkan sebagai Miss Spain. Tapi, karena usianya, dia tidak diizinkan ikut Miss Universe. Tapi dia jadi 10 kontestan terakhir Miss World.

Pada 2007, Lorena tampil di acara populer Chuck sebagai dealer senjata internasional dan dalam sebuah episode CSI: Miami sebagai pengasuh anak. Pada 2009, keduanya menjadi orang tua untuk pertama kalinya, dan sejak itu menyambut dua anak lagi dalam keluarga mereka.*NURUL IKA HIDAYATI


Baca Juga :
- Oezil Tidak Akan Pernah Dipakai Oleh Juergen Klopp, Ini Alasannya
- Lanjut! Setien Dipertahankan Manajemen Barca untuk Tetap Melatih di Musim Depan

 

 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA