#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Nasib Shin Taeyong Tak seperti Arteta
24 December 2019 10:00 WIB
JAKARTA - Drama pemilihan pelatih tim nasional (timnas) Indonesia akhirnya berakhir. Dari beberapa kandidat, kini keputusan PSSI mengerucut pada pelatih asal Korea Selatan (Korsel) Shin Taeyong.

Wakil Ketua Umum PSSI Mayjen TNI (Purn) Cucu Somantri mengatakan pemilihan Shin Tae Yong untuk menduduki kursi kepelatihan timnas sudah bulat dan juga sudah melalui kesepakatan bersama.

Kabar tersebut juga dikonfirmasi oleh Ketua PSSI, Komjen Pol Mochamad Iriawan. Ia menyebutkan bahwa saat ini tinggal tahap finalisasi kontrak. Kemungkinan satu pekan ke depan jika semua sudah selesai akan diumumkan langsung kepada para awak media.


Baca Juga :
- Belum Bermain di Tim Utama Madrid, Pemain Ini Direbutkan MU dan Arsenal
- Lelang Jersey PSS Sleman, Aaron Evans Laku Rp 2,2 juta, Ega Rizki Rp 1,7 juta

Dengan begitu Shin dipastikan menyisihkan satu kandidat kuat lainnya yaitu Luis Milla. Pelatih asal Spanyol yang pernah menukangi timnas Indonesia ini dinilai PSSI tidak berani menjamin juara Piala AFF 2020. Meski begitu, netizen Indonesia yang lebih suka Luis Milla tetap menghargai keputusan PSSI dan memberi kesempatan kepada Shin. Tagar ShinOut pun tidak ramai di jagat maya. Paling tidak nasibnya tidak seperti Mikel Arteta. Baru sejam jadi pelatih Arsenal, tagar ArtetaOut langsung menjadi trending topic.

“Keputusan ini diambil setelah rapat dengan anggota PSSI, Exco, dan kami juga sudah meminta pendapat dari beberapa pelatih. Dia dipilih karena sudah pernah memimpin tim di Piala Dunia dan secara kultur juga lebih cocok,” ujar Iriawan.

“Setelah tanda tangan kontrak nanti, dia akan langsung memimpin timnas. Masih ada pertandingan (kualifikasi Piala Dunia 2022) yang menanti kita nanti,” Iriawan menambahkan.*NIZAR GALANG

Memang belum ada kejelasan kapan pelatih timnas Korsel di Piala Dunia 2018 itu akan bertolak ke tanah air. Namun, media Korea Selatan Sportvnews mengabarkan pelatih berusia 50 tahun itu akan bertolak ke Indonesia pada pekan ini, tepatnya Kamis (26/12) usai perayaan Natal. Dalam pemberitaan itu tertulis Shin akan terbang menuju Indonesia pada 26 Desember dan melakukan finalisasi kontrak dengan PSSI.


Baca Juga :
- Lelang Jersey Perangi Covid-19, Suporter PSIS Berharap Tak Ada Lagi Oknum Bid and Run
- Terkait Kondisi Pemain PSS Sleman, Begini Penjelasan Dokter Tim

Timnas Indonesia U-23 sejatinya sudah pernah menjadi korban keganasan tim asuhan  Shin. Saat itu Evan Dimas dan kawan-kawan takluk 0-4 dari Korsel U-23 yang dilatih Shin pada pertandingan Pra-Piala Asia U-23 2016 di Gelora Bung Karno.

Bahkan, ketika itu Shin sukses membawa Korsel U-23 lolos hingga ke final Piala Asia U-23 2016 tanpa sekalipun menelan kekalahan. Sayangnya di final, Korsel kalah 2-3 dari Jepang dan harus puas finis di posisi runner-up, meskipun mereka tetap lolos ke Olimpiade Musim Panas di Brasil.*

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA