#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia


Persebaya Stand By
23 December 2019 16:29 WIB
SURABAYA - Persebaya dipastikan mengakhiri kompetisi Liga 1 musim 2019 di peringkat kedua. Tim Bajul Ijo pun berpeluang untuk tampil pada Piala AFC 2020, jika Bali United lolos ke Liga Champions Asia (LCA) 2020. 
 
Capaian Persebaya musim ini bisa dikatakan lebih baik dari musim 2018 yang finis di peringkat kelima. Merangseknya Persebaya ke papan atas ini boleh dikatakan juga cukup mengejutkan. Sebab, tim Bajul Ijo sempat hampir terperosok ke papan bawah hingga kemudian diselamatkan pelatih Aji Santoso, yang mengambil kendali tim sejak pekan ke-26.

Dalam sembilan laga terakhir Persebaya bersama Aji belum terkalahkan. Tim mampu meraih tujuh kemenangan serta dua kali seri. Secara maraton juga Persebaya mampu menyapu bersih lima kemenangan di laga akhir.
Terakhir Persebaya bertanding melawan Perseru Badak Lampung, Sabtu (21/12) di Stadion Gelora Bung Tomo. Bertanding tanpa penonton Persebaya sempat kesulitan mengatasi perlawanan tim yang sudah dipastikan degradasi sejak pekan ke-33 itu.

Persebaya bahkan harus kebobolan terlebih dahulu melalui aksi Aulia Hidayat di menit ke-58. Tapi Persebaya menunjukkan mental juaranya. Hingga mampu membalikkan keadaan lewat dua gol David da Silva di menit ke-70 dan 85.
Usai pertandingan Aji menyatakan timnya memiliki mental juara. Sebab, meski sempat tertinggal di babak kedua masih mampu membalikkan keadaan. “Masalah pertandingan lawan Perseru Badak Lampung FC bukan masalah taktikal, bukan masalah teknikal, tapi lebih pada mentality," ujar Aji.


Baca Juga :
- Aji Santoso Kepincut Dua Pemain Muda yang Jalani Seleksi di Persebaya
- Persebaya Tidak Lagi Menggelar Uji Coba, Begini Alasannya

Berada di posisi saat ini menurut Aji cukup mengagetkan juga. "Ketika saya pertama masuk ke Persebaya dalam kondisi guncang, dalam kondisi tidak stabil. Alhamdulillah kerjasama manajemen, pelatih, pengurus, saya masuk kondisi sangat stabil. Bahkan grafiknya meningkat, sampai akhir pertandingan menurut saya ini luar biasa," kata Aji.

Aji mengaku masih mengingat betul saat pertama masuk dalam tim. Ketika itu Persebaya kesulitan menang dalam enam laga. “Dengan kehadiran saya pemain bagitu antusias, support saya, tim staf, terutama juga manajemen,” ucap Aji.
Dari situ Aji kemudian coba melakukan analisis terhadap tim. “Akhirnya saya mencoba permasalah tim ini seperti apa. Setelah saya mendapat satu permasalahan yang mengganggu di tim ini, saya benahi pelan. Intinya seperti itu,” Aji mengungkapkan.

Aji menjelaskan untuk capaian prestasi Persebaya saat ini sudah melebihi target. Sebab, awal datang tim hanya ditarget agar tidak terus merosot posisinya alias sampai masuk zona degradasi.

“Untuk musim depan tentunya lebih bagus. Tetapi jangan lupa bahwa tidak mudah. Saya memiliki keyakinan dengan kekompakan baik manajemen, pelatih, maupun pemain, Insya Allah kami mengarungi kompetisi musim depan lebih baik walaupun berat," kata pria asal Malang ini.

Sementara itu kemarin (22/12) tim Persipura membuang peluang untuk bisa finis di posisi runner-up. Menjamu Borneo FC, Mutiara Hitam hanya mampu bermain imbang 2-2 di Stadion Gelora Delta.

Pada pertandingan ini Persipura begitu kesulitan menghadapi Borneo FC. Persipura sempat tertinggal dua gol lewat aksi Matias Conti di menit ke-24 dan Tarens Puhiri di menit ke-61.
Beruntung skuat asuhan Jacksen Ferreira Tiago ini mampu menyamakan kedudukan. Andre Ribeiro berhasil menuntaskan penalti di menit ke-79 dan kemudian ditutup oleh gol Boaz Salossa menit ke-85.
Persipura kini harus puas finis di posisi keempat. Usai pertandingan Jacksen menyampaikan meski gagal menang dalam laga terakhir boleh dikatakan timnya bermain sangat luar biasa. 

“Dengan performa yang seperti tadi, meski bukan keluar sebagai pemenang kami bersyukur. Karena anak-anak masih mampu bangkit di sisa waktu kami yang punya," ujar Jacksen.


Baca Juga :
- Mahmoud Eid Cedera, Persebaya Upayakan Pemulihan Sebelum hadapi PS Sleman
- Pelatih Persebaya Aji Santoso Sambut Baik MoU PSSI-BNPB, Artinya Kompetisi Bergulir Sesuai Jadwal

Dia menambahkan apapun hasil pada pertandingan ini sangat disyukuri. “Atas kinerja dari pemain dan prestasi yang dicapai. Karena bukan perkara mudah dari 17 sampai kami mampu bersaing di posisi sekarang dalam keadaan musafir,” ucap Jacksen.*Muhammad Bahrul Marzuki

 

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA