#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia


Prediksi Inter vs Genoa: Lukaku Alami Paceklik Terpanjang
21 December 2019 11:25 WIB
MILAN – Giliran FC Internazionale memberi jawaban. Setelah gol spektakuler Cristiano Ronaldo menjadi kunci kemenangan Juventus FC pada tengah pekan, tim asuhan Antonio Conte harus bisa mengimbanginya dengan tiga poin atas Genoa CFC di Stadio Giuseppe Meazza, Sabtu (21/12) atau Minggu dini hari WIB. Hanya itulah jalan agar terus bersaing di puncak klasemen Seri A.

Andalan I Nerazzurri untuk menuntaskan misi tersebut adalah Romelu Lukaku, bomber yang telah melesakkan 12 gol dalam 21 penampilan di semua kompetisi. Namun, pada pertandingan nanti, dia takkan didampingi Lautaro Martinez, partner yang selalu setia membantu sejak awal musim. Striker asal Argentina itu urung bermain lantaran akumulasi kartu kuning.

Dengan begitu, peran Lukaku bakal semakin krusial. Dia dituntut untuk bisa melakukan apa yang diperlihatkan Ronaldo pada laga Juve-UC Sampdoria: menjadi pembeda bagi tim. Ini sebenarnya tugas yang biasa dilakukan Big Rom sejak menginjakkan kaki di Meazza. Beberapa golnya pernah menentukan kemenangan Inter di Seri A, misalnya versus Cagliari Calcio, US Sassuolo, Brescia, dan Bologna FC.


Baca Juga :
- Alvaro Morata Resmi Diperkenalkan Juventus, Sejumlah Suporter Malah Mengkritik Transfer Ini
- Andrea Pirlo dan Morata Ternyata Sudah Bertemu dalam Liburan Awal September Ini

Namun, patut diperhitungkan pula penurunan performa striker asal Belgia itu sepanjang Desember. Dalam tiga pertandingan terakhir di Seri A, Lukaku tak mampu menceploskan satu gol pun (melawan SPAL, AS Roma, dan ACF Fiorentina). Inilah paceklik terpanjangnya di kasta elite Italia bersama Inter, menyamai periode akhir September-awal Oktober, ketika gagal membobol gawang SS Lazio, Sampdoria, dan Juve.

Tanpa Lautaro, Lukaku akan bekerja sama dengan talenta muda Sebastiano Esposito. Sebuah tantangan, mengingat sang junior belum banyak pengalaman di level tertinggi. Positifnya, Lukaku dan Esposito memiliki chemistry yang cukup kuat, sangat dekat di luar lapangan. Beberapa waktu lalu, remaja 17 tahun itu bahkan mengungkapkan bahwa sosok Lukaku sudah dianggapnya sebagai kakak yang selalu memberi masukan tentang banyak hal.

“Apakah dia siap untuk jadi starter? Tentu saja tidak, apalagi bagi klub besar macam Inter. Namun, Sebastiano adalah pemuda yang kuat, tahu bagaimana memaksimalkan potensi yang dimilikinya,” ujar pelatih tim primavera Armando Madonna. “Kualitas yang paling mencolok dari Seba adalah kecerdikannya di lapangan, tak kenal takut. Dia juga punya teknik yang bagus dalam melepaskan tembakan.”

Esposito bukan satu-satunya pemain primavera yang berpotensi tampil sejak menit pertama melawan Genoa. Conte juga mempertimbangkan Lucien Agoume mengisi satu tempat di lini tengah. Itu karena Inter kehilangan Marcelo Brozovic dengan alasan sama seperti Lautaro (akumulasi kartu). Jadi, remaja asal Prancis itu akan membentuk trio gelandang bersama Borja Valero dan Matias Vecino.

Agoume, yang didatangkan pada musim panas dari FC Sochaux-Montbeliard, sudah melakoni debut di Seri A pada pekan lalu: tampil selama 6 menit sebagai pengganti melawan ACF Fiorentina. Conte tampaknya cukup puas melihat performa gelandang 17 tahun itu, dan memutuskan untuk memberi kesempatan starter. “Agoume mampu berpikir cepat, jarang kehilangan bola, dan tahu cara bermain vertikal dan melebar. Untuk pemain seusianya, Agoume sangat tenang,” kata Madonna.*** Dari berbagai sumber 

Perkiraan pemain :


Baca Juga :
- Klasemen Liga Italia, Genoa di Atas, Juventus dan Milan Mengekor
- Pemain Baru Juventus Ini Dinilai Memiliki Kemampuan seperti Edgar Davids

INTER (3-5-2) : 1 Handanovic;2 Godin, 6 De Vrij, 37 Skriniar;33 D’Ambrosio, 8 Vecino, 20 Valero, 32 Agoume, 19 Lazaro;9 Lukaku, 30 Esposito;
Cadangan: 27 Padelli, 95 Bastoni, 34 Biraghi, 21 Dimarco, 87 Candreva, 16 Politano, 40 Fonseca;
Pelatih: Antonio Conte

GENOA (3-5-1-1) : 97 Radu;14 Biraschi, 17 Romero, 4 Criscito;18 Ghiglione, 21 Radovanovic, 20 Schone, 29 Cassata, 32 Andersen;28 Agudelo;99 Pinamonti;
Cadangan: 22 Marchetti, 5 Goldaniga, 33 Pajac, 56 Cleonise, 13 El Yamiq, 9 Sanabria, 30 Favilli;
Pelatih: Thiago Motta 
 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA