#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Medali Emas Atlet Angkat Besi Ukraina di Olimpiade London 2012 Dicabut
20 December 2019 06:27 WIB
LONDON - Medali emas yang diraih atlet angkat besi Ukraina, Oleksiy Torokhiy, di Olimpiade London 2012 resmi dicabut. Ia dinyatakan terbukti memakai doping saat turun di kelas 105 kg putra.

Komite Olimpiade Internasional (IOC) pada Kamis 19 Desember 2019 menyatakan, bila sampel urine Oleksiy Torokhiy mengandung steroid turinabol. Zat yang termasuk doping. 

Oleksiy Torokhiy terbukti doping setelah sampel urinenya diperiksa kembali memakai metode modern. Walaupun sudah bertahun-tahun, keputusan itu harus diambil.


Baca Juga :
- 6 Petinju Positif Terpapar Virus Corona, Penyelenggara Olimpiade Dikecam
- Liverpool Terancam Kehilangan Mohamed Salah Selama Empat Bulan

Oleksiy Torokhiy sebelumnya sudah mendapat larangan 2 tahun sejak 2018. Ini setelah dirinya dicurigai Federasi Angkat Berat Internasional, telah memakai doping.

Sekadar diketahui di cabang olahraga angkat besi Olimpiade London 2012, sudah ada 5 atlet yang dinyatakan positif doping. Termasuk Oleksiy Torokhiy.

Dengan pencabutan ini maka peraih medali perak, Navab Nasirshelal, dari Iran bisa dapat limpahan medali emas. Tinggal menunggu ratifikasi dari IOC.

Bartlomiej Bonk dari Polandia juga berpeluang dapat medali perak, setelah sebelumnya menerima medali perunggu. Tapi untuk limpahan medali perunggu masih belum diketahui.

Pasalnya atlet yang menempati peringkat keempat, yaitu Ruslan Nurudinov, dari Uzbekistan sedang diselidiki. Sama dengan Oleksiy Torokhiy, masih seputar dugaan memakai doping.

Dengan begitu atlet peringkat kelima, Ivan Efremov, masih dari Uzbekistan, bisa dapat medali perunggu.

Setelah Olimpiade London 2012, Oleksiy Torokhiy menyatakan pensiun dari atlet. Ia kemudian menjadi pengurus cabor itu di negaranya.


Baca Juga :
- Respon Kemenpora Terkait Penundaan Olimpiade Tokyo
- NOC Indonesia Sepenuhnya Yakin dengan Keputusan IOC Terkait Olimpiade

Ia pernah menjabat sebagai Wakil Presiden Federasi Angkat Berat Ukraina, lalu juga menjadi anggota Federasi Angkat Berat Eropa serta Komite Olimpiade Ukraina. Dengan pembuktian doping, ini ia bisa dihukum terlibat dalam jabatan badan olahraga.

Sejak keputusan IOC pada 2016 untuk memulai pengujian ulang sampel urine dari Olimpiade 2008 dan 2012, sudah lebih dari 50 atlet angkat besi yang didiskualifikasi. Urine mereka positif mengandung steroid.*Ari DP

BERITA TERKAIT

Penulis
news
Penggemar semua cabang olahraga. Asli Yogyakarta, KTP Sleman, tinggal di Jakarta.
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA