#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Si Jangkung Satria Putra Swara, Player of The Week Liga TopSkor U-16
18 December 2019 13:35 WIB
SEORANG bek umumnya memiliki postur lebih tinggi daripada pemain lainnya. Misalnya, Leonardo Bonucci yang tergolong raksasa. Tinggi bek Juventus FC itu mencapai 190 cm. Atau, Virgil van Dijk yang menyabet UEFA Men’s Player of the Year bersama Liverpool FC dengan postur 193 cm.

Di Liga TopSkor, juga terdapat beberapa bek berpostur raksasa. Salah satunya, Satria Putra Swara yang memperkuat Sekolah Sepak Bola (SSB) Bina Taruna. Center back kelahiran Bekasi, 5 April 2004 ini dapat sorotan pada pekan ketiga Grup Skor Liga TopSkor U-16 2019.

Tepatnya, saat meladeni Satria Muda di Lapangan Yon Zikon 14, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Sabtu (14/12) yang berujung kemenangan 3-0. Dengan postur 182 cm/70 kg menjadikannya raksasa di antara pemain lain yang tingginya rata-rata 155 hingga 170 cm.


Baca Juga :
- Liga TopSkor U-16, APC Lanjutkan Tren Positif, ASIOP Berhasil Membalikkan Keadaan
- Liga TopSkor U-16: Kejar Target di Papan Atas, APC Cimahi Tumbangkan EDF La Liga

Bagi Satria, memiliki postur lebih ini memiliki plus dan minus. Kelebihannya, pengagum Hansamu Yama ini bisa leluasa menutup pergerakan striker lawan. Kekurangannya, Satria agak kesulitan jika beradu sprint dengan pemain yang posturnya lebih mungil.

“Ya, pasti ada dua sisi. Tinggal, bagaimana kita memaksimalkannya di lapangan. Namun, biasanya saya beradaptasi lebih dulu saat latihan dengan rekan-rekan. Sehingga, ketika pertandingan, jadi mudah diterapkan,” kata Satria yang menyabet penghargaan individual, Man of the Match berkat performa impresifnya membendung serangan Satria Muda.

“Kami berlatih setiap hari di (Stadion) Bea Cukai Rawamangun. Biasanya, usai pulang sekolah setelah salat Asar. Kebetulan, saya dan beberapa pemain Bina Taruna menginap di mes. Kembali ke rumah setiap akhir pekan, Sabtu atau Minggu yang tergantung jadwal di Liga TopSkor,” Satria mengungkapkan.

Ia berharap, keikutsertaan di Liga TopSkor U-16   menjadi jalan untuk jadi pemain semi atau profesional.  “Beruntung, ada Liga TopSkor. Sehingga,  saya dan rekan-rekan sebaya yang masih remaja punya penyaluran hobi di luar pelajaran formal.,” katanya.

“Untuk target,  yang utama saya ingin berkontribusi membawa Bina Taruna berprestasi di Liga TopSkor U-16. Syukur-syukur bisa juara. Setelah itu, saya juga bermimpi main di Liga 1,” kata bungsu dari pasangan Suro SS dan Erti ini, optimistis.

Terpilihnya Satria sebagai Player of the Week (PotW) bukan karena skill-nya saja. Melainkan juga beberapa aspek seperti yang diungkapkan Ketua Tim Technical Study Group Liga TopSkor U-16 Tommy Haryanto. Pemain timnas era 1990-an ini menilai, ada berbagai kriteria untuk jadi PotW yang sebelumnya disaring dari MotM.

“Sebagai bek, Satria sangat disiplin sepanjang 90 menit. Menjadikan keunggulan postur tubuh sebagai senjata. Terutama, dalam mengawal sektor pertahanan. Selain itu, Satria juga memiliki attitude yang baik di lapangan dan bisa memimpin rekan-rekannya,” kata Tommy, memberi analisis.*Choirul Huda


Baca Juga :
- Liga TopSkor U-16: Sempat Alami Kebuntuan, FASS Junior Tumbangkan Big Star Babek
- Liga TopSkor U-16: PCM Menang Telak 7-1, Ronggo Bangga Cetak Dua Gol

 

 

BERITA TERKAIT

news
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA