#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Piawai Melepaskan Tekel Buat Wan-Bissaka Sangat Sulit Dilewati
13 December 2019 14:24 WIB
MANCHESTER – Aaron Wan-Bissaka didatangkan Manchester United FC (MU) dari Crystal Palace FC pada 29 Juni lalu. Setan Merah butuh 50 juta paun (sekitar Rp924 miliar) untuk menebusnya. Wan-Bissaka pembelian termahal kedua setelah bek tengah Harry Maguire. Meski demikian, banderol tingginya mampu ditebus dengan performa solid.

Bek kanan 22 tahun ini sudah tampil dalam 18 partai MU di semua kompetisi sepanjang 2019/20. Termasuk, 14 laga di Liga Primer. Statistik mencatat, rata-rata Wan-Bissaka melakukan 4,4 tekel per pertandingan. Hal itu menjadikannya pemain terbanyak kedua di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Inggris tersebut.

Kepiawaian dan kegemaran Wan-Bissaka melepaskan tekel sudah disorot sejak masih bermain untuk Palace. Kemampuan itu dibawanya serta ke Stadion Old Trafford. Bahkan, mantan gelandang MU, Darren Fletcher, mengakui kualitas tekel Wan-Bissaka. Termasuk, mengungkapkan bagaimana skuat Setan Merah sangat kesulitan saat berlatih dengannya.


Baca Juga :
- MU Cari Bos Baru, Legendaris Ini Bilang Tak Perlu
- West Ham Diam-Diam Sedang Berusaha Gaet Alexis Sanchez

“Saya bicara dengan beberapa pemain MU. Mereka mengatakan bahwa tidak ada pemain yang mampu melewati Aaron (Wan-Bissaka) dalam sesi latihan musim ini,” kata Fletcher kepada TV2 Norwegia. Fletcher sendiri merupakan lulusan akademi MU pada 1995 hingga 2003. Usai promosi ke tim utama, dia memperkuat Setan Merah hingga 2015.

“Sepertinya, Aaron menolak untuk membiarkan rekan-rekannya lewat. Dia harus menjadi lebih baik secara teknis. Jelas dia merupakan bek sayap yang fantastis. Pemain bertahan yang fantastis. Dia sangat berkontribusi untuk tim,” ujar Fletcher menambahkan. “Aaron telah membuktikan dirinya sangat kompetitif.”

Fletcher juga mengomentari penampilan Wan-Bissaka dalam dua pertandingan terakhir Liga Primer. Tepatnya, saat MU susesk mengalahkan Tottenham Hotspur FC dan Manchester City FC, masing-masing dengan skor 2-1. Wan-Bissaka sukses membuat winger lincah seperti Son Heung Min dan Raheem Sterling kesulitan untuk memasuki wilayahnya.  

“Aaron bermain melawan (Raheem) Sterling, (Riyad) Mahrez, dan (Kevin) De Bruyne. (Namun), mereka tidak bisa melewatinya,” kata Solskjaer memuji pemainnya itu. Wan- Bissaka identik dengan tekel yang bersih di Liga Primer musim ini. Sebagai bek sayap, ini membuatnya leluasa memotong penetrasi lawan. Dan itu diakui sendiri oleh sang pemain.

“Saya sangat suka menekel pemain lawan. Saya ingin melakukannya sebanyak dalam satu pertandingan. Itu adalah tugas utama saya, mencegah lawan memasuki area pertahanan kami,” tutur Wan-Bissaka yang sepanjang kariernya sudah melakukan 220 tekel di Liga Primer dengan rata-rata tingkat keberhasilan mencapai 69 persen per laga.

“Dia bek yang luar biasa. Wan-Bissaka jad pemain bertahan dengan kemampuan duel satu lawan satu terbaik di Liga Primer musim ini,” tutur mantan bek tengah Arsenal FC yang juga analis di berbagai media di Inggris, Martin Keown, turut memuji.*CHOIRUL HUDA


Baca Juga :
- Juventus Korbankan Tiga Pemain Bintang demi Paul Pogba, tapi Madrid Tetap Favorit
- Gagal di Juventus, De Ligt Dilirik MU


 

 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA