#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Koneksi Brasil Berhasil, Rodrygo dan Vinicius Mencetak Sejarah di Liga Champions
13 December 2019 13:32 WIB
MADRID – Sudah memastikan diri lolos ke fase gugur Liga Champions 2019/20 tidak membuat Real Madrid melepas laga terakhirnya di fase grup. Kemenangan tandang 3-1 diraih atas Club Brugge, Kamis (12/12) dini hari WIB. Itu demi menjaga ritme positif mereka, dan pencapaian terkini tersebut tak lepas berkat kontribusi besar kombinasi Brasil.

Mendapati jadwal tidak mudah di akhir tahun, tim berjulukan Los Merengues ini memutuskan mengistirahatkan berbagai pilarnya di Stadion Jan Breydel kemarin. Kendati begitu, barisan serang tetap produktif karena kehadiran Rodrygo Goes dan Vinicius Junior. Berkat mereka, Madrid pun tak terkalahkan pada 10 laga terakhirnya di lintas kompetisi.

Penyerang 18 dan 19 tahun asal Brasil tersebut saling mencetak gol untuk membawa Madrid dua kali unggul atas Brugge pada babak kedua. Sejarah pun dicatatkannya di Liga Champions, yakni menjadi kali pertama ada dua pemain di bawah 20 tahun mampu mencetak gol di satu laga. Untuk satu gol tim tamu lainnya diciptakan oleh Luka Modric di ujung laga.


Baca Juga :
- Madrid Temukan Duplikat Paul Pogba, Masih Muda tapi Harganya Tinggi
- Striker Real Madrid Ini Menghancurkan Kariernya Sendiri

Rodrygo dan Vinicius berkombinasi luar biasa dalam mengacak-acak pertahanan lawan. Mereka menjelajah, berada di berbagai sisi serangan tim dan gol pun lahir berkat penempatan posisi yang baik. Rodygo ada di posisi striker saat menyambar umpan cut back dari Isco Alarcon. Sedangkan gol Vinicius usai ia berbagi tempat di mulut gawang dengan rekannya itu.

“Saya pikir awalnya kami memiliki kesulitan karena tekanan yang diberikan tuan rumah. Kami mendapati 10 hingga 15 menit yang sulit, tapi tim bisa menyesuaikan diri. Saya bahagia untuk Vinicius dan Rodrygo, juga Luka. Kami semua harus melanjutkan ini semua sebab kami ada di saat dan level yang baik. Kami mesti terus begini,” kata pelatih Zinedine Zidane.

Lawan Brugge menjadi kali kedua beruntun koneksi Brasil diandalkan sejak awal dalam  serangan Madrid. Tak hanya selalu meraih kemenangan, mereka pun bisa menunjukkan konsistensi dan kestabilan. Pada kemenangan 2-0 atas RCD Espanyol di LaLiga, keduanya mengapit Karim Benzema, dan teranyar sama baiknya saat bersama Luka Jovic.

Bagi Rodrygo, belakangan ia memang terus menjadi andalan utama Zidane untuk kanan serangan Los Merengues. Eks penyerang Santos FC ini bisa menerapkan apa yang diinginkan pelatih sehingga menggeser Vinicius ataupun Gareth Bale dari posisi utama. Produktivitas pun tak perlu diragukan, sebab sudah punya enam gol (satu assist) di 11 laga (643 menit main).

Teranyar Rodrygo bahkan bisa menyamai kesuburan Benzema selaku mesin gol utama klub sejak kepergian Cristiano Ronaldo. Kedua pemain sudah menjadi top scorer Madrid di Liga Champions dengan torehan empat gol. “Pelatih memberi tahu semua pemain bisa punya kesempatan. Jadi yang saya lakukan hanya bersiap memberi yang terbaik,” katanya.

Sementara Vinicius, laga di Belgia kemarin jadi kali pertama dirinya starter pada Liga Champions musim ini. Pada awalnya ia merupakan pilihan utama bagi pelatih di musim ini. Namun penampilannya dirasa tak maksimal sebab tampil bukan pada posisi aslinya; dasarnya kiri main di kanan. Dua gol (satu assist) dicetaknya dari 13 duel (606).


Baca Juga :
- Madrid Habiskan Rp 2 Triliun Hanya untuk Merekrut Striker Cadangan
- Kabur dari Karantina Temui Pacarnya Hamil, Striker Real Madrid Ini Bisa Dipenjara

Eks penyerang CR Flamengo ini mengaku tak terfokus pada gol tapi terpenting adalah tim, dan terinspirasi Raheem Sterling. “Saya senang bisa mencetak gol. Namun saya tak main untuk itu, melainkan demi membantu tim. Sterling juga tidak banyak bisa menciptakan gol pada awal kedatangannya di Manchester City,” katanya, usai laga.*** TAUFANI RAHMANDA DARI BERBAGAI SUMBER

 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA