#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Neto Jawab Keraguan
12 December 2019 10:22 WIB
MILAN – “Saya adalah seorang pemenang,” kata Norberto Neto ketika diwawancarai Mundo Deportivo tak lama setelah gabung FC Barcelona, musim panas lalu. Dari situ ia menunjukkan bahwa kehadirannya tak semata-mata hanya untuk menjadi kiper pelapis tapi siap bersaing. Hal itupun dibuktikannya saat sudah mendapat kesempatan tampil.

Empat bulan setelah melewati nasib buruk mengalami cedera jari hingga operasi saat pramusim, Neto akhirnya menjalani debutnya di pertandingan resmi. Ia pun lekas membuktikan kualitasnya, unjuk gigi, dan tentu saja mengancam posisi Marc-Andre Ter Stegen selaku penjaga gawang pertama Los Azulgrana –julukan Barca– sebelumnya.

Neto adalah salah satu kunci keberhasilan Barca yang sejatinya tampil dengan tanpa pemain inti, tapi tetap bisa menang 2-1 kala bertandang lawan FC Internazionale, Selasa (10/12) atau Rabu dini hari WIB. Di duel terakhir fase grup (F) Liga Champions itu kiper asal Brasil ini tampil tangguh menggagalkan serangkaian ancaman tuan rumah.


Baca Juga :
- Conte Tak Membiarkan Tim Liburan dengan Tenang
- Prediksi Inter vs Genoa: Lukaku Alami Paceklik Terpanjang

Meski gagal mencapai clean sheet (tak kemasukan), eks portero Valencia CF ini tercatat melakukan tujuh penyelamatan yang tiga di antaranya krusial. Serangan Inter yang dinahkodai Romelu Lukaku dan Lautaro Martinez sempat dibuat frustrasi karena kiper 30 tahun itu. Sedang soal umpan, 24 tepat sasaran dari 39 upaya yang dilakukan.

“Saya ingin dia bermain karena saya melihat dia berlatih keras setiap hari dan kami tahu dia adalah penjaga gawang yang hebat. Marc dalam keadaan luar biasa tapi kami punya dua kiper yang hebat. Saat Neto tak tampil, orang meragukan bagaimana performanya. Tapi kami memiliki keyakinan padanya,” ucap pelatih Ernesto Valverde.

Sistem Valverde

Sementara itu hal lain yang juga tak kalah menyita perhatian di Stadion Giuseppe Meazza adalah pada skema yang diterapkan oleh Barca. Perkara rotasi besar-besaran yang dilakukan memang sudah diduga sebelumnya. Lain cerita soal sistem yang dipakai pelatih. Valverde merombak 4-3-3 yang biasanya diandalkan dengan bermain 3-5-2.

Kendati begitu, eks pelatih Athletic Bilbao ini terbilang sukses dengan skema tiga bek yang diandalkannya. Kombinasi Jean-Clair Todibo, Samuel Umtiti, dan Clement Lenglet di depan Neto terbukti bisa meredam serangan Inter. Ketiganya tampil solid, konsisten mengamankan area pertahanan.


Baca Juga :
- El Clasico Sama Kuat
- Courtois Sensasional

Kemarin adalah kali pertama Valverde bermain dengan sistem itu di musim ini. Tapi dari sepak terjang menyeluruhnya bersama Los Azulgrana itu bukan yang pertama. Musim lalu ia dua kali bereksperimen dengan bermain tiga bek tengah. Semua saat laga kandang dan hasilnya menang 5-0 atas Levante UD serta seri 0-0 versus SD Huesca.* TAUFANI RAHMANDA DARI BERBAGAI SUMBER

 

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA