#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Kekuatan Chemistry Evan dan Indra Sjafri dalam Misi Merebut Medali Emas
10 December 2019 12:26 WIB
MANILA - Perjuangan timnas Indonesia U-22 pada SEA Games 2019 sudah mencapai puncaknya. Tim Garuda Muda berhasil menembus final dan akan menghadapi Vietnam di Stadion Rizal Memorial, Manila, Selasa (10/12) malam.

Kesuksesan timnas U-23 tentu tidak kalah penting karena dua peran pemain seniornya yaitu Evan Dimas Darmono dan Zulfiandi di lini tengah dalam menjaga keseimbangan skuad Garuda Muda. Ketimbang Zulfiandi, Evan memang menjadi salah satu pemain yang cukup aktif dalam membantu serangan.

Selain menjadi pengatur serangan, Evan juga sering muncul sebagai pemecah kebuntuan. Puncak permainan terbaik Evan ketika dirinya berhasil tampil gemilang saat Garuda Muda mengalahkan Myanmar dengan skor 4-2 pada semifinal SEA Games 2019, Sabtu (8/12) lalu.


Baca Juga :
- Teco Rencanakan Gelar Latihan untuk Bali United, Agustus Nanti
- Dedi Kusnandar Sambut Positif Latihan Perdana Persib pada 6 Juli Mendatang

Dalam laga tersebut pemain Barito Putera itu mencetak dua gol, sekaligus membawa Indonesia lolos ke final. “Saya selalu bersyukur atas gol gol yang telah saya ciptakan. Terima kasih kepada teman-teman yang sudah bantu saya cetak gol. Yang pasti, saat ini kami harus fokus lawan Vietnam,” ujar Evan.

Pemain kelahiran Surabaya 1995 ini berharap rekan setimnya bisa menjaga mental bertanding saat menghadapi Vietnam nanti. Hal itu tentu agar permainan Garuda Muda dapat maksimal pada laga final nanti.

Indonesia terakhir kali lolos ke final SEA Games pada 2013 ketika itu Garuda Muda dikalahkan Thailand 0-1. Sedangkan medali emas sepak bola putra SEA Games terakhir kali diraih Indonesia pada 1991 di Manila. “Semua pemain harus bisa lupakan pertandingan kemarin. Kami harus bisa bermain lebih maksimal lagi di laga nanti,” ucap Evan.

Permainan apik Evan dalam SEA Games tahun ini juga tak lepas berkat sentuhan sang pelatih Indra Sjafri. Pemain bernomor punggung delapan itu mengaku kepercayaan dirinya bangkit setelah kembali dilatih Indra, pelatih yang menemukan bakat Evan saat berkeliling Indonesia itu. “Coach Indra bantu saya kembalikan kepercayaan diri. Alhamdulillah bisa kasih kontribusi untuk tim dan alhamdulillah melaju ke final," kata Evan.

Indra sendiri tidak menampik bahwa hadirnya Evan membuat permainan Indonesia U-22 menjadi semakin baik. Walaupun, Indra lebih menekankan bahwa raihan positif yang didapat skuat Garuda Muda sejauh ini adalah hasil kerja keras seluruh pemain.

“Kehadiran Evan memang cukup terasa dan membuat tim ini jadi lebih baik. Tidak hanya Evan, satu pemain timnas senior yang membantu di lini tengah Zulfiandi juga menjadi salah satu pemain penting kami dalam memberikan performa terbaik setiap pertandingan. Tapi, harus diakui Evan yang dulu telah kembali. Ia telah kembali menemukan peak performanya,” ujar Indra.


Baca Juga :
- Lanjut Liga 1, Hendro Kartiko Berikan Program Latihan Ekstra untuk Kiper PSM
- Unik, Calon Lapangan Latihan Piala Dunia U-20 2021 Ternyata Tempat Favorit Warga Menjemur Kain

Chemistry antara Indra Sjafri dan Evan memang sudah terjalin sejak lama. Mungkin ini yang menjadi salah satu alasan ketika Evan berada di tangan Indra dapat selalu tampil maksimal bersama timnas.

Sebelumnya, Indra bersama Evan juga sempat berjaya membawa timnas U-19 menjuarai Piala AFF U-19 2013. Uniknya ketika itu lawan yang dikalahkan di laga terakhirnya juga sama yaitu Vietnam. Hal itu bukan tidak mungkin dapat kembali diraih bersama pada final SEA Games 2019 ini.***NIZAR GALANG GANDHIMAR

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA