#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Joaquin Si Unik, Winger 38 Tahun Itu Jadi Pencetak Hattrick Tertua di LaLiga
10 December 2019 13:04 WIB
SEVILLA – Bagi suporter Real Betis, Joaquin Sanchez adalah pemain abadi dan unik. Ibarat wine, kualitas sang winger semakin luar biasa. Di usia ke-38 dan 140 hari, dia kembali membuat banyak orang tercengang. Mencetak hattrick dalam tempo 20 menit saat menjamu Athletic Bilboa, tim dengan pertahanan terbaik di LaLiga. 

“Ini tiga gol pertama yang saya cetak dalam karier saya dan saya mungkin menjadi yang terakhir, (karena) saya tak mencetak banyak gol,” ujar Joaquin setelah Betis menang 3-2 atas Bilbao di Stadion Benito Villamarin, Minggu (8/12).

Parade gol Joaquin dimulai pada menit kedua, berawal dari skema yang dibangun Emerson Aparecido dari kanan. Full-back asal Brasil lalu mengirimkan umpan yang dikonversikan menjadi gol oleh Joaquin. Selang 10 menit, gol kedua disarangkan Joaquin lewat penempatan bola cantik ke pojok kiri gawang Unai Simon. Terakhir, tembakan bola datar usai mendapatkan operan terobosan dari Loren Moron.


Baca Juga :
- The Gunners Incar Nabil Fekir Karena Alasan Ini, Fans Arsenal Setuju?
- Dipermalukan Real Betis, Zidane Akui Penampilan Terburuk Madrid

Dengan pencapaian tersebut, Joaquin menggeser rekor legenda Real Madrid, Alfredo Di Stafano sebagai pencetak hattrick tertua di LaLiga. Di Stefano melakukannya ketika berumur 37 tahun, 255 hari pada 1964. Sementara di Betis sendiri, belum ada lagi pemain yang mampu mencetak hattrick di Villamarin selama 22 tahun terakhir, sejak Finidi George.

“Dia seperti mesin, dia sudah 38 tahun tapi bermain seperti pemain usia 25 tahun, dia luar biasa,” ujar Emerson memuji seniornya itu. Hal senada diungkapkan pelatih Betis, Rubi Ferrer. “Saya kehabisan kata-kata, pemain seusianya masih bisa membuat perbadaan...”

Rekor demi rekor memang berhasil dipecahkan Joquin. Kariernya yang begitu panjang menjadikannya sebagai pemain dengan kemenangan terbanyak di LaLiga (217). Itu dicapainya tanpa memperkuat tiga klub elite: Madrid, FC Barcelona, dan Atletico Madrid.

Joaquin juga pesepak bola aktif dengan jumlah laga terbanyak di LaLiga (533). Dia berada di urutan kelima di bawah Francisco Buyo (542), Eusebio Sacristan (543), Raul Gonzalez (550) dan Andoni Zubizarreta (622). “(Bisa) Menyamai Zubizarreta adalah sesuatu yang luar biasa,” ujar Joaquin.

Hattrick Joaquin kian istimewa karena dilakukan di gawang dengan tim dengan pertahanan paling kokoh di LaLiga. Tidak banyak lawan Bilbao yang bisa mencetak tiga gol. Hanya Madrid yang melakukanya, itu pun terjadi pada 21 April 2019. Artinya setelah 40 laga, baru Betis yang muncul lagi merusak catatan apik Bilbao.

Musim ini, sebelum laga dimulai, Bilbao bahkan baru kebobolan sembilan kali, sekaligus menjadi yang paling sedikit di LaLiga. Dengan tambahan tiga gol dari Joaquin maka kini Bilbao ada diperingkat ketiga (12 gol) sebagai tim yang paling minim kemasukan. Mereka ada di bawah Atletico (sepuluh) dan Madrid (11).

            Dengan performa ciamik yang diperlihatkan Joaquin, perpanjangan kontrak sang pemain pun bukan hal mustahil. "Sejujurnya saya masih harus mencubit tubuh saya untuk membuktikan apakah saya tidak bermimpi,” ujar Joaquin yang berharap suatu hari nanti bisa menjadi presiden Betis. Saat ini, dia memang memiliki  saham sebesar dua persen.*** GOGOR HAKIM DARI BERBAGAI SUMBER
 


Baca Juga :
- Direktur Olahraga Atheltic Bilbao Bantah Akan Rekrut Higuain
- Punya Paspor Prancis, Athletic Bilbao Pertimbangkan Rekrut Gonzalo Higuain

 

 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA