#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
INFOGRAFIS
Demi Karier, Anthony Joshua Harus Kalahkan Andy Ruiz
07 December 2019 17:41 WIB
DIRIYAH – Do or Die atau dalam Bahasa Inggris berarti lakukan atau mati, sangat pas
ditujukan kepada Anthony Joshua. Sabtu (7/12), petinju asal Inggris itu akan berjuang
untuk mengambil kembali sabuk juara kelas WBA, IBF, WBO, dan IBO yang direbut
Andy Ruiz Jr di Diriyah Arena, Arab Saudi.

Jika kalah lagi, karier Joshua diprediksi tamat karena dianggap tak lagi memiliki nilai
jual. Apalagi, AJ, begitu dirinya biasa disapa, sangat ingin melawan juara kelas berat
WBC, Deontay Wilder. Bila gagal mengandaskan Ruiz, promotor rasanya bakal enggan
membawanya ke laga tersebut.

Atas dasar itu pula, Joshua melakoni sederet persiapan jelang duel ulang (rematch)
tersebut. Latihan keras dalam beberapa bulan terakhir, ditambah mendatangkan Elvis
Gracia sebagai sparring partner. Ini dilakukan semata-mata demi memahami karakter petinju Meksiko, negara asal Ruiz.


Baca Juga :
- Mantan Juara Dunia Ini Bisa lawan Usyk Jika Anthony Joshua Menyerah
- Anthony Joshua Masih Cari Lawan, tapi yang Antre Sudah Banyak

Joshua juga terlihat merubah bentuk otot karena lekukan di tubuhnya, berkurang. Ada
kemungkinan, ini dilakukan agar lebih gesit di ring. Selama persiapan, Joshua pun
enggan melempar kata-kata sesumbar. Baru beberapa hari lalu, dirinya menebar psywar
bakal menang dengan KO atau TKO.

“Pertarungan ini sangat penting tapi tidak akan sampai 12 ronde. Kami adalah petarung
yang sering menang KO dan ingin para penonton melihat darah bercucuran ( di ring).
Perasaan saya mengatakan, akan menang,” ujar peraih medali emas kelas berat super
Olimpiade XXX/2012 London tersebut.

Menariknya, Joshua membuka kemungkinan laga ketiga jika menang atas Ruiz. Petinju
30 tahun itu menuturkan, Ruiz sosok yang mendedikasikan diri untuk duel. “Ia ada di
pikiran saya, lima pekan setelah laga di New York. Saya ke Arab Saudi untuk mengambil
kembali apa yang ia rebut,” ucap Joshua.

Untuk diketahui, pertandingan pertama Joshua dan Ruiz berlangsung di Madison Square
Garden, New York, Amerika Serikat (AS). Kala itu, AJ harus kehilangan sabuk juara kelas
berat versi WBA, IBF, WBO, dan IBO. Laga yang berlangsung Juli 2018 itu jadi debut
Joshua tampil di Negeri Paman Sam.

Di sisi lain, Ruiz yang hadir sebagai juara bertahan bakal coba memainkan emosi sang
lawan. Jika terpancing, mudah baginya menganvaskan Joshua di Arab Saudi. “Bila ia
(Joshua) menuruti emosinya, maka akan keluar dari rencana permainannya sendiri. Ini
akan saya manfaatkan,” kata Ruiz.

Sekadar informasi, dalam pertandingan di New York, Ruiz memang berhasil membuat
Joshua tak mampu menguasai diri. Imbasnya, arena pertahanan Joshua terlalu terbuka
hingga Ruiz merubuhkannya empat kali. “Saya yakin, ia marah. Jika itu terus menguasai,
akan menguntungkan saya,” ia menuturkan.


Baca Juga :
- Jika Melepaskan Sabuk Juara, Joshua Bersumpah Akan Kembali Juara Dunia
- Anthony Joshua Gandeng Wanita Misterius

Dua Bintang
Laga antara Joshua versus Ruiz mendapat perhatian dari dua petinju kelas berat, Wilder
dan Tyson Fury. Menariknya, mereka kompak memprediksi jika Ruiz akan kembali
mengalahkan Joshua. Sekaligus membuar karier sang lawan terjun bebas.

Khusus untuk Wilder, memang sering mengejek Joshua di media sosial. Ini membuat fan
menginginkan keduanya bertarung. “Kepercayaan diri Ruiz terdongkrak kemenangan
pertama. Jadi, ia akan punya momentum untuk menang lagi,” ia menuturkan.***

loading...

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA