#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Kontras, Kondisi PSS Sleman dan Persib Bandung jelang Bentrok
07 December 2019 13:02 WIB
SLEMAN – Pertemuan Persib Bandung dan PSS Sleman pada pekan ke-31 Liga 1 2019 begitu kontras. Maung Bandung datang ke kandang Elang Jawa dibayangi rapor buruk. Yakni, dua kekalahan beruntun yang diwarnai dua gol bunuh diri.

Kecemasan akan terulangnya kejadian yang sama saat berlaga di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (7/12), pun mencuat. Karena itu, pelatih Persib Robert Rene Alberts tidak hanya fokus ke strategi, melainkan juga mengasah mental tanding timnya agar bangkit dan melupakan dua insiden itu.

Sebaliknya, kondisi menguntungkan justru menaungi tim asuhan Seto Nurdiyantoro itu. Terakhir, PSS sukses melewati pekan ke-30 dengan kemenangan telak 5-1 atas Perseru Badak Lampung FC.


Baca Juga :
- Dave Mustaine Susul Kushedya Hari Yudo ke Arema FC
- Ditinggal Sejumlah Pemain Pilar, CEO PSS Slemen Bilang Itu Biasa

Efek dari kemenangan itu, kini PSS menjadi salah satu tim yang ikut menyemarakkan persaingan menuju lima besar klasemen Liga 1. Kondisi itu jadi modal besar PSS untuk mengikuti jejak Bali United dan Persela Lamongan yang sudah lebih dulu mengalahkan Supardi Nasir dan kawan-kawan.

Namun, bukan berarti Persib tanpa modal dan motivasi. Satu-satunya modal yang dimiliki adalah kemenangan 1-0 atas PSS  pada putaran pertama di Bandung.  Tidak menutup kemungkinan, laga ini jadi momen kebangkitan Persib setelah tiga pertandingan tanpa poin penuh. Apalagi Persib datang dengan kekuatan penuh.

“Soal gol bunuh diri, saya tidak yakin pemain akan kembali melakukan hal sama. Saya lebih melihat ke depan dan tidak ingin membicarakannya lagi. Yang pasti laga kali ini sangat penting buat kami dan PSS. Kalau pada pertandingan sebelumnya kurang memuaskan, sekarang akan kami coba meraih hasil bagus,” ucap Robert.

Striker Ezechiel N’Douassel dan Dedi Kusnandar yang sebelumnya absen pada pertandingan nanti dipastikan tampil. Namun, Supardi absen karena ada familinya yang meninggal dunia. Dengan kehadiran keduanya, sedikitnya akan menutup kerapuhan yang sebelumnya terjadi  di lini tengah dan  menajamkan lini depan.

Hanya saja, Robert jangan salah dalam memilih pemain. Paling tidak, pelatih asal Belanda itu, tidak memainkan pemain-pemain yang saat ini tengah terguncang mentalnya agar di laga nanti, skuat yang tampil semuannya dalam semangat dan motivasi yang baru.

Robert menegaskan, dari 22 pemain yang diboyong siap dimainkan menghadapi PSS, ada motivasi tinggi untuk mengalahkan PSS. “Kami datang ke Sleman dengan semangat baru, semua pemain sudah melupakan hasil buruk. Kami harus menang jika ingin memperbaiki peringkat, ” ujar Robert.

Terkait calon lawannya, Robert memandang, PSS tim kuat. “PSS baru mendapat hasil bagus di kandang, jadi kami harus benar-benar bangkit, dan memastikan bisa menang,” kata Robert. Kondisi inilah yang ditakutkan pelatih PSS Seto Nurdiantoro.

Tidak menutup kemungkinan saat menghadapi timnya, Persib justru bangkit. “Kami tetap melihat Persib sebagai tim besar dengan kualitas pemain merata,: kata Seto.

“Jadi, kami tidak mau meremehkan mereka (Persib) meskipun saat ini sedang dirundung masalah internal. Kami tetap menganggap Persib tim kuat dan ujian tim kami berikutnya,” kata Seto  Menurutnya, kondisi anak asuhnya sedang bagus karena baru saja menuai kemenangan besar atas Perseru BL.

Menurutnya lagi, kemenangan memotivasi anak asuhnya ditunjang posisi PSS yang kini menempati peringkat ketujuh dengan 43 poin. “Namun, secara persiapan kami sama dengan Persib, singkat. Tetapi, Persib punya motivasi tersendiri. Cara bermain dari dua laga itu saya pikir tidak akan jauh beda” ujar Seto.*Arief Nugraha K


Baca Juga :
- Guy Junior Calon Penyerang Baru Persib Pengganti Kevin Van Kippersluis?
- Calon Penyerang Muda Persib Ini Mengaku Tidak Punya Idola di Persib, Alasannya Masuk Akal

 

 

loading...

BERITA TERKAIT

news
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA