#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Interaction vs Persib Legend Bergemuruh di Berbagai Kota Penyelenggara
07 December 2019 13:45 WIB
EKSISTENSI Persib Legend 1994/1995 makin solid. Di mana pun berada, namanya tetep terselip di hati bobotoh Persib. Bahkan bobotoh sangat antusias melihat kiprah mereka di lapangan hijau. Itu terbias dari Persib Legend in action, hasil kerja sama PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) dengan sponsornya Pria Punya Selera.

Di tiga kota di Jawa Barat,  Persib Legend dipertemukan dengan para pemain terbaik futsal yang mengikuti kejuaraan futsal garapan Pria Punya Selera dengan tajuk Persib Legend vs Interaction All Star. Hasilnya di Garut Persib Legend menang adu penalti 6-7. Di Majalengka unggul tipis 1-0. Sementara laga terakhir digelar Sabtu (7/12) di Pelabuhan Ratu, Sukabumi

"Senang main di daerah-daerah melawan anak-anak muda. Kmi bisa menujukkan eksistensi tim pertama juara kompetisi profesional. Bobotoh juga bisa mengenal lebih dekat siapa pemain dan pelatih yang bawa Persib juara Liga Indonesia pertama," kata Sutiono Lamso, bomber utama dan pencetak gol emas saat Persib juara Liga Indonesia pertama.

Tapi jangan berharap Persib Legend yang diarsiteki Indra M Thohir tampil impresif. Aksinya bertolak belakang dengan kehebatannya  saat membumikan gelar juada Liga Dunhil. Atau yang keren disebut Liga Indonesia perdana pada 1994/1995.

Dengan bertambahnya usia, semangat mereka tetap menyala. Mereka pun tidak benar-benar meninggalkan dunia sepak bola, meski aktivitas kerja kantoran dan menyita waktunya. Tapi karena naluri sepak bolanya sangat kental, di lapangan bola, aksinya masih sulit dikalahkan.

"Wajar lah fisik dan stamina kita menurun drastis. Ebggak sanggup lari lagi. Apalagi mengejar bola-bola daerah. Cukup main ball possesion dari kaki ke kaki. Dan itu pun mainnya sistem bola basket. Bisa keluar masuk lapangan sesuai fisik dan kebutuhan tim," bilang gelandang bertahan Persib Legend Asep Kustiana.

Dadang Hidayat, suksesor Robby Darwis --yang saat Persib Legend sedang di puncak prestasi-- pemain termuda di dalam tim, sangat bangga bisa tampil bersama seniornya di berbagai daerah. Dia bisa merasakan atmosfir panas yang dimunculkan bobotoh saat Persib Legend turun ke lapangan.

Bulu kuduknya selalu merinding ketika bobotoh kencang meneriakkan nama Robby Darwis, Sutiono, Yusuf Bachtiar, Yudi Guntara dan pemain lainnya. Pasalnya bobotoh ternyata sangat intim dengan Persib Legend. Meski Persib di era PT PBB juga sudah bersemi indah.

Upaya PT PBB merawat kebersamaan dengan Persib Legend sangat tepat. Pasalnya, di luar hajatan intersaction, Persib Legend selalu ambil bagian dalam acara yang digelar PT PBB, seperti launching tim dan kegiatan lainnya.

“Selama ini, para legend sering berkolaborasi dengan PT PBB. Kami merasa tali silaturahmi ini harus dipererat lagi. Saya menyambut baik inisiasi Pria Punya Selera dengan program tur ke kota-kota bersama Interaction ini. Bobotoh di luar Bandung, akhirnya bisa kembali melihat satu tim legenda ini bermain,” ujar Teddy Tjahjono, Direktur PT PBB.*Dani Wihara

Skuat Persib Legend

Kiper: Gatot Prasetyo, Anwar Sanusi, Samai Setyadi, Aris Rinaldi

Belakang: Nandang Kurnaedi, Dede Iskandar, Robby Darwis, Nana Supriatna, Yaya Sunarya, Hendra Komara, Yadi Mulyadi, Dadang Hidayat, Nunung Mulyadi

Tengah:  Asep Sumantri, Yudi Guntara, Roy Darwis, Yusuf Bahtiar, Mulyana, Asep Kustiana, Dudi Sobandi

Depan:  Sutiono,  Dadang Kurnia,  Asep Dayat,  Asep Poni, Kekey Zakaria, Tatang Suryana

loading...

BERITA TERKAIT

news
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA