#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Leicester Terus Jaga Asa Juara
06 December 2019 15:56 WIB
LEICESTER – Pelatih Brendan Rodgers memuji pemain Leicester City FC yang tampil tenang tenang dalam laga kemenangan 2-0 atas Watford FC di Stadion King Power pada Rabu (4/12) malam. The Foxes mencatatkan kemenangan ketujuhnya beruntun di Liga Primer 2019/20. Ini juga menandai aksi gol Jamie Vardy di tujuh laga berturut-turut.

Setelah babak pertama tanpa gol, walau Ayoze Perez nyaris mencetak gol, The Foxes baru menemukannya di interval kedua. Bek Jonny Evans memenangi penalti dan Vardy sukses mengeksekusinya untuk mencetak gol ke-14 musim ini, sebelum playmaker James Maddison menutup skor 2-0 pada masa injury time.

“Ini kemenangan yang sangat bagus bagi kami,” kata Rodgers. “Watford bermain ngotot hingga menyulitkan kami di awal-awal laga. Kami hanya harus bersabar dan untungnya pemain tidak frustrasi. Mereka akhirnya mendapat terobosan di awal babak kedua. Sejak saat itulah kami memiliki kontrol permainan yang layak.”


Baca Juga :
- Butuh Istirahat, Rodgers Klaim Vardy Bukan Robot
- Leicester Gagal Jaga Rekor karena Bermain Lambat

Intinya, kesabaran menghasilkan poin maksimal bagi Leicester untuk tetap bertahan di posisi kedua, delapan poin dari Liverpool. Karena, meski memainkan laga liga kedua dalam waktu empat hari, Rodgers merasakan level kebugaran skuat Leicester bersinar dari awal hingga selesai di King Power yang berkabut pada Rabu malam.

“Saya benar-benar senang dengan stamina dan mentalitas para pemain untuk terus bertarung,” kata Rodgers. “Untuk memenangkan tujuh pertandingan secara berturutan dan mendapatkan clean sheet lainnya, itu luar biasa.”

Ditambah kemenangan ini, berarti The Foxes telah mengumpulkan 52 poin dari 24 laga terakhirnya dibandingkan hanya 15 poin untuk Watford selama periode yang sama. Kemenangan ini adalah ke-11 bagi Leicester dari 15 laga 2019/20 - pertama kalinya mereka memenangi begitu banyak pertandingan di tahap kampanye liga ini.

Situasi Watford jelas bertolak belakang. Caretaker (pelatih interim) Hayden Mullins yang ditunjuk untuk mengisi posisi pelatih yang kosong menyusul pemecatan Quique Sanchez Flores, tidak bisa berbuat banyak. Walaupun ada sedikit harapan untuk Gerard Deuloufeu dan kawan-kawan bisa keluar dari posisi juru kunci mereka sekarang.

Mullins yang sebelumnya menangani tim U-23 Watford menjajal taktik baru dengan beralih dari lima kembali ke empat bek dan itu cukup mampu menghadirkan tampilan defensif yang lebih baik. Mereka solid dalam penguasaan bola hingga mampu meredam permainan agresif Leicester yang biasanya selalu mencetak skor di satu jam pertama.

Tetapi pada akhirnya The Hornets gagal menciptakan sesuatu, meski mencatatkan lebih banyak tembakan sepertiga akhir.  Mereka kini gagal mencetak gol dalam delapan dari 15 pertandingan liga mereka musim ini, yang merupakan rekor terburuk di Liga Primer. *

Dalam Angka

50 – Jamie Vardy kini telah mencetak 50 gol Liga Primer di kandang untuk Leicester; 30 gol lebih banyak dari pendahulunya, Muzzy Izzet: 20 gol.


Baca Juga :
- Meski Catat Delapan Kemenangan Beruntun, Leicester Tidak Anggap Enteng Norwich
- The Foxes Terus Mengintai Liverpool

 

 

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA