#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia


Penyerang Muda Man. United Ini Tahu Cara Membobol Klub-klub The Big Six Liga Primer
06 December 2019 13:20 WIB
MANCHESTER - Pelatih Manchester United FC (MU) Ole Gunnar Solskjaer menyebut Marcus Rashford telah kembali ke performa terbaik. Hal tersebut diungkapkan setelah penyerang 22 tahun itu mencetak dua gol untuk mengalahkan Tottenham Hotspur, 2-1, pada pertandingan pekan ke-15 di Old Trafford, Rabu (4/12) malam.

Dengan dua gol ke gawang Spurs, Rashford kini telah mengoleksi sembilan gol dalam 10 pertandingan terakhir Setan Merah di semua ajang. Total, Rashford sudah mencetak 12 gol dan empat assist dari 20 kali dimainkan musim ini.

Di Liga Primer, Rashford sudah mencetak sembilan gol dari 15 kali bermain. Dari jumlah itu, enam di antaranya ia buat ke gawang tim-tim besar. Dua gol ia buat masing-masing ke gawang Chelsea FC dan Spurs, serta masing-masing satu ke gawang Leicester City FC dan Liverpool.  


Baca Juga :
- Jejak Digital Kiper Baru Arsenal Tidak Bisa HIlang, Pernah Mengatakan: Wenger Pelatih Paling Bodoh
- Tercipta 44 Gol dari 10 Pertandingan di Matchday Ke-2 Liga Primer atau 4 Gol per Laga, Rekor!

Dua gol ke gawang Spurs juga kian mengukuhkan posisi Rashford sebagai penyerang spesialis melawan tim-tim papan atas Inggris. Dibesarkan di Akademi MU, Rashford pernah membobol gawang kelima anggota The Big Six lainnya. Sejak dipanggil ke tim senior Setan Merah mulai 2015/16, Rashford sudah mencetak total 15 gol ke gawang lima anggota Big Six lainnya: Chelsea, Liverpool, Spurs, Arsenal FC, dan Manchester City.

“Rashford semakin matang dan kuat melawan para pemain di klub-klub top Liga Primer. Kami tentu sangat berharap kepadanya karena Rashford mampu konsisten menunjukkan performa hebatnya,” ucap Solskjaer. “Pergerakan dan cara mengambil keputusan yang tepat dari Rashford membuatnya menjadi pembeda di tim kami.”

Kemenangan MU atas Spurs juga mencuatkan fenomena tersendiri. Setan Merah selalu bermain impresif jika menghadapi tim-tim kuat di Liga Primer. Musim ini, Chelsea sudah mereka tekuk dua kali (Liga Primer dan Piala Liga). Setan Merah mampu menahan Liverpool dan Arsenal dengan skor sama, 1-1. Leicester yang kini berada di peringkat kedua dibekap 1-0.

Statistik juga menunjukkan, Rashford dan kawan-kawan jauh lebih berbahaya saat tidak menguasai pertandingan. Dari 15 pertandingan Liga Primer yang sudah dijalani, MU tercatat mampu lebih banyak menguasai bola dalam 10 pertandingan. Anehnya, dari jumlah tersebut mereka hanya mampu sekali menang (lima imbang dan empat kalah). Persentase kemenangan mereka pun praktis hanya 10 persen.  

Sedangkan dari lima kali tidak mampu mendominasi pertandingan, Setan Merah justru tidak pernah kalah. Mereka merebut empat kemenangan dan sekali imbang dengan persentase kemenangan mencapai 80 persen.

Statistik MU ini patut diwaspadai Man. City yang akan mereka hadapi pada Sabtu malam nanti. Maklum, skuat Josep Guardiola biasa bermain dengan mengandalkan penguasaan bola.

Setelah pertandingan, pelatih baru Spurs, Jose Mourinho mengungkapkan mengapa MU bisa begitu menikmati bermain melawan tim-tim kuat. Sebelum menaklukkan Chelsea, Leicester, dan Spurs setelah menjadi pelatih resmi, Solskjaer juga pernah membungkam Spurs, Arsenal, Chelsea, dan Paris Saint Germain (PSG) saat menjadi karteker.


Baca Juga :
- Klasemen Sementara Liga Inggris, Manchester City dan Aston Villa Raih Kemenangan Perdana
- PSG dan City Nyerah, Koulibaly Bertahan di Napoli

Saat menahan Liverpool serta mengalahkan Chelsea di Piala Liga, Solskjaer menggunakan formas tiga bek. Tetapi, saat menghadapi Spurs, Solskjaer memilih 4-2-3-1. Adanya dua deep-lying midfielder, Scott McTominay dan Fred, disinyalir menjadi penyebab utama kebuntuan Spurs. McTominay dan Fred sukses melindungi keempat bek sehingga bek tengah Harry Maguire mampu konsentrasi terhadap bola-bola atas Spurs.   

“MU tidak takut dan nyaman bermain defensif. Dengan banyaknya pemain muda, mereka bisa efektif melakukan serangan balik lewat pemain seperti (Anthony) Martial, (Daniel) James, Rashford, dan (Jesse) Lingard,” tutur Mourinho.***TRI CAHYO NUGROHO DARI BERBAGAI SUMBER

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA