#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Meski Bermain Bagus, Neymar Tetap Dicemooh Fan Sendiri
06 December 2019 14:55 WIB
PARIS – Ketika Neymar kembali ke lapangan, selalu ada kontroversi. Termasuk saat bintang Paris Saint Germain (PSG) tersebut kembali bermain di Ligue 1 setelah absen dalam empat laga ajang domestik tertinggi Prancis ini. Neymar memang kembali beraksi ketika PSG mengalahkan Nantes, 2-0, Rabu (4/12) atau Kamis dini hari WIB setelah absen sepanjang Oktober dan sejumlah laga di November lalu.

  Kehadirannya dalam pertandingan kali ini ditandai dengan gol yang ditorehkan dari penalti pada menit ke-85. Penalti tersebut diberikan setelah penyerang PSG, Mauro Icardi, dijatuhkan lawan di kotak penalti. Dan, Neymar mengeksekusinya dengan baik. Meski demikian, Neymar yang tampil sebagai starter di laga ini mendapatkan kritik dan siulan bernada cemoohan. Setiap kali dia menguasai bola, pendukung PSG selalu memberikan reaksi yang buruk.


Baca Juga :
- Ini Pendapatan Barcelona, Kalahkan Madrid, MU, PSG
- Neymar Soroti Pertahanan Usai PSG Ditahan Monaco

Sikap tersebut tidak terlepas dari isu keinginannya untuk pergi meninggalkan Les Parisiens di awal musim ini. Situasi tersebut membuat pendukung PSG geram hingga kemudian terus menyudutkannya. Sebenarnya, Neymar telah mencoba untuk memperbaiki hubungannya dengan suporter PSG lewat penampilan dan komentarnya. Namun, rupanya, semua itu belum dapat menghapus sakit hati pendukung PSG.

Ironisnya, ketika lawan Nantes, Neymar malah terpancing. Saat merayakan gol penalti tersebut, ketika dirinya mendapatkan sambutan dari rekan setimnya di lapangan, Neymar kemudian masih berdiri di tempatnya. Ketika teman-temannya kembali ke posisi masing-masing, Neymar justru memperlihatkan gesture untuk fan PSG. Dia diam sesaat dan kemudian menempatkan telunjuk di bibirnya yang berarti meminta suporter klubnya diam.

Aksi Neymar tersebut tentu saja semakin menyulut kemarahan suporter PSG. Kondisi tersebut praktis semakin memperlihatkan bahwa hubungan keduanya akan semakin sulit untuk diperbaiki. Apalagi, dia pun kemudian mengunggah foto dirinya dengan aksi tersebut melalui instragram. Pelatih PSG, Thomas Tuchel, sempat menyesali insiden tersebut. Padahal, dia berharap penampilan Neymar dalam laga ini akan semakin mencairkan hubungan sang pemain dengan fan.

“Namun, begitulah Neymar,” kata Tuchel. Di laga ini, Neymar memang berperan penting dalam membawa timnya meraih tiga poin dan dengan kemenangan tersebut mereka terus menjaga jarak dengan Marseille yang ada di posisi kedua. Peran Neymar dapat dilihat dari gol pertama PSG yang diciptakan Kylian Mbappe. Aksi-aksi individu Neymar dalam melakukan tekanan berhasil membuahkan umpan yang dia berikan kepada Angel Di Maria. Rekannya itu kemudian tinggal memberikan assist kepada Mbappe yang kemudian membuka keunggulan.

Tapi, semua performa tersebut justru tidak mendapatkan sambutan positif dari pendukung PSG. Setelah gol penalti yang diciptakannya, Neymar kemudian ditarik dan digantikan dengan Edinson Cavani. Ketika itulah, saat dirinya berjalan meninggalkan lapangan, nyaris suara yang mencemooh dan menyoraki Neymar memenuhi Parc Des Princes.

Jika Neymar mengalami hari yang tidak baik terkait atmosfer di Parc Des Princis, Mbappe justru menikmati kemenangan tersebut dengan cara yang ceria. Dia merayakan gol dengan menjatuhkan diri di rumput lapangan dan kemudian memperlihatkan gaya seolah tengah rebahan di sofa dengan salah satu tangan menyanggah tubuhnya.


Baca Juga :
- Inter-Parma Salaman untuk Darmian, Bisa Datang Januari atau Juni Tergantung Sikon Ini
- Mourinho Ditawari Pinjam Winger Atletico yang Tak Terpakai Ini, Ambil Saja!

Gaya tersebut pernah diperlihatkan Brian Laudrup , orang pertama yang melakukannya. Lalu Michel Platini juga pernah melakukannya ketika di Juventus pada 1985 dalam ajang Piala Interkontinental. Gol Mbappe pun diciptakan dengan cara yang mengesankan. Umpan silang Di Maria, langsung diteruskan dengan sisi tumit dalamnya yang membuat kiper lawan tidak berdaya.

Gol itu membuat Mbappe menorehkan 52 gol dari 101 laga dengan 65 laga di antaranya di Ligue 1. Tapi, untuk ukuran performa sepanjang laga, peran Neymar sebenarnya jauh lebih bersinar dibanding Mbappe. Namun, jelas bahwa suporter belum memaafkan atas keinginannya untuk kembali ke Barcelona.*

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA