#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Klub Besar yang Memburu Pochettino
05 December 2019 14:51 WIB
MANCHESTER – Teka teki seputar masa depan karier Mauricio Pochettino masih jadi isu yang hangat di media-media Eropa. Sejak dipecat dari jabatan pelatih Tottenham Hotspur pada 19 November lalu, belum ada gambaran yang jelas di mana pria asal Argentina ini bakal bekerja.

  Pochettino memang belum pernah memenangi gelar sejak menekuni profesi sebagai pelatih pada Januari 2009. Tapi, keberhasilannya menjadikan Tottenham langganan posisi empat besar klasemen Liga Primer sepanjang lima musim kiprahnya di klub itu, membuat pria 47 tahun punya banyak peminat.


Baca Juga :
- Ini Dia Bintang Loyal di Liga Primer
- Ambil Langkah Drastis, Madrid Bakal Lepas 12 Pemain Akhir Musim Ini

Pochettino sendiri mengaku belum memikirkan klub mana yang akan jadi pelabuhan berikutnya. Dia berniat untuk beristirahat sejenak dari hiruk-pikuk kompetisi. “Niat saya adalah kembali melatih di Eropa. Sulit bagi saya membayangkan bekerja di Argentina. Tapi, demi keluarga, saya juga tidak akan menolak bekerja di sana,” katanya.

Menariknya, pemecatan Pochettino terjadi bersamaan dengan krisis yang dialami sejumlah klub top Eropa. Pochettino pernah masuk daftar kandidat pelatih MU sebelumnya. Kini, namanya kembali mencuat lantaran serangkaian hasil mengecewakan yang diraih Setan Merah di bawah asuhan Ole Gunnar Solskjaer belakangan ini.

Hasil imbang 2-2 lawan Aston Villa di Old Trafford, Minggu lalu, membuat kepiawaian pelatih asal Norwegia itu kembali dipertanyakan. Lalu, selain MU dan Arsenal klub mana lagi yang berpeluang mendapatkan jasa Pochettino:

1. Muenchen

Kursi pelatih Muenchen tengah kosong sejak ditinggalkan Niko Kovac yang dipecat awal November lalu. Saat ini Hansi Flick yang menangani skuat Die Bayern sebagai karteker. Sejarah dan tradisi sukses Muenchen, khusunya di kancah domestik, akan memperbesar peluang Pochettino untuk mengakhiri paceklik gelar sebagai pelatih.

Sebaliknya, Pochettino juga sosok ideal bagi Muenchen yang tengah dalam proses regenerasi. Die Bayern telah menyingkirkan bintang-bintang veteran seperti Arjen Robben dan Franck Ribery akhir musim lalu.

Sebagai gantinya, mereka mendatangkan  bakat-bakat muda seperti Lucas Hernandez dan Benjamin Pavard. Sukses di Liga Champions musim lalu bersama Tottenham kian mengangkat pamor Pochettino di mata Muenchen yang tak pernah lagi meraih gelar di ajang itu sejak 2012/13.

2. Real Madrid

Pochettino sempat disebut-sebut sebagai opsi pertama Madrid saat Zinedine Zidane lengser dari kursi pelatih usai memenangi Liga Champions 2017/18. Kini, dia kembali jadi favorit pengganti pelatih Zidane dalam situasi yang kontras. Berbeda dengan setahun yang lalu, Los Blancos tengah mengalami masa-masa sulit bersama Zizou.

Pochettino bakal diuntungkan oleh anggaran belanja Madrid yang jauh lebih besar daripada Tottenham. Tapi, kebijakan Los Galacticos yang diterapkan klub itu mungkin tak cocok dengan Pochettino yang cenderung menerapkan sistem transfer terstruktur demi fondasi tim yang lebih kuat.

3. FC Barcelona


Baca Juga :
- Presiden Barcelona Angkat Bicara soal Isu Klubnya Terancam Bangkrut
- Lautaro Minta Nilai Kontrak Lebih Baik jika Inter Ingin Dirinya Tetap di Meazza

Beberapa tahun yang lalu, Pochettino pernah menegaskan tidak akan pernah melatih Barcelona lantaran loyalitasnya terhadap RCD Espanyol. Tapi, sikapnya kini mungkin telah berubah. Dia jadi kandidat pengganti Ernesto Valverde yang kontraknya akan habis akhir musim ini. Pochettino sendiri pernah jadi favorit pelatih Los Azulgrana pada 2017 saat Luis Enrique mundur.

Situasi di Barcelona sudah tidak asing lagi buat Pochettino.Sebaliknya, gaya bermain pelatih itu cocok dengan selera publik Camp Nou. Tapi, Pochettino bakal menghadapi tugas berat karena sejumlah pemain kunci Los Azulgrana seperti Gerard Pique, Jordi Alba, Sergio Busquets, Luis Suarez, dan Lionel Messi tengah berada pada pengujung karier mereka.*Rijal Alfurqon

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA