#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia


Belum Selesai dengan Shin Taeyong dan Luis Milla, PSSI Malah Dekati Ruud Gullit
05 December 2019 12:20 WIB
JAKARTA - PSSI masih mencari pelatih terbaik untuk timnas Indonesia. Belum selesai dengan isu mengenai Shin Tae Yong yang juga mendapat tawaran dari klub Cina dan juga kabar Luis Milla yang belum memberikan proposal harga. Kini PSSI kembali memunculkan “drama” baru dengan menjadikan Ruud Gullit sebagai calon baru pelatih timnas Indonesia.

Ketua Umum PSSI Komjen Pol. Mochamad Iriawan mengaku sudah mengontak pelatih asal Belanda itu sejak pekan lalu, namun hingga kini belum ada balasan. Tapi, Iwan Bule, sapaan Iriawan, membantah jika nama Ruud Gullit ini masuk karena PSSI tidak menemui kesepakatan dengan Shin dan Milla. Bahkan, Iwan menyebut bisa saja PSSI merekrut keduanya untuk menangani timnas berbeda usia.

Tapi, yang jelas Iwan mengontak Ruud Gullit hanya ingin mencari alternatif pelatih. Iwan juga mengaku sudah berkomunikasi dengan Sekjen PSSI Ratu Tisha untuk menunjuk satu pelatih lagi.


Baca Juga :
- Bek Kiri Timnas U-19 Pratama Arhan Bocorkan Rahasia Bisa Punya Lemparan Maut
- Jadwal Liga 2 2020 Sudah Dirilis PT LIB, Persis Solo Baru Mulai Kumpulkan Pemain Lusa

“Ruud Gullit belum merespons pesan dari kami. Tetapi kami minta Sekjen (Ratu Tisha) berkomunikasi dengan dia di Belanda. Memang ini belum ada kepastian dia (Ruud Gullit) bisa atau tidak,” ujar Iwan.

Ruud Gullit merupakan legenda timnas Belanda dan pernah malang-melintang di klub-klub raksasa Eropa. Penyerang kelahiran Amsterdam itu pernah sukses membawa Tim Oranye juara Piala Eropa 1988.

Ia juga sempat memperkuat Feyenoord dan PSV Eindhoven, namun Ruud Gullit baru dapat bersinar sebagai pemain top kala dirinya berkostum AC Milan. Bersamanya AC Milan dapat mempersembahkan trofi Liga Italia Serie A pada musim 1987/88, 1991/92, dan 1992/93.

Sebagai salah satu nama besar dalam sepak bola dunia, Ruud Gullit sudah dipercaya mengemban beban sebagai pelatih saat dirinya masih aktif sebagai pemain. Itu terjadi kala dirinya membela Chelsea musim 1996/97. Tak main-main, Ruud Gullit mampu bertahan sebagai pemain dan pelatih bersama Chelsea hingga 1,5 musim.

Total 72 pertandingan dijalaninya bersama The Blues. Capaian prestasinya juga cukup baik kala itu dirinya berhasil membawa Chelsea menjadi juara Piala FA 1996/97.

Terbilang sukses bersama Chelsea, klub Liga Inggris lainnya Newcastle United terpincut memakai jasa pria yang identik dengan rambut gimbal itu sebagai manajer. Sayangnya, bersama Newcastle United, Gullit hanya mampu bertahan dalam 45 pertandingan tanpa satupun gelar yang bisa diberikan.

Pria keturunan Ambon itu juga sempat melatih Feyenoord pada 2004 dan LA Galaxy pada 2006. Namun belum ada torehan prestasi yang didapat. Terakhir dirinya menjabat sebagai asisten pelatih timnas Belanda dari 2017 hingga 2018.***NIZAR GALANG GANDHIMAR


Baca Juga :
- Latihan Perdana Timnas U-16 Hari Ini Diikuti Beberapa Pemain Baru
- Rapor Pemain Timnas Indonesia U-19 versus Qatar U-19

 

 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA