#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia


Pep Guardiola Kembali Menjadi Single Fighter di Liga Primer
04 December 2019 14:20 WIB
UNAI Emery yang terjatuh lebih dulu dan kemudian diikuti Quique Sanchez Flores. Dalam dua pekan, kedua pelatih itu dipecat oleh klubnya, Arsenal FC dan Watford FC. Maka, secara otomatis Josep “Pep” Guardiola kini tercatat sebagai satu-satunya pelatih berkebangsaan Spanyol yang masih tersisa di Liga Primer.

Guardiola mendapati dirinya dalam situasi yang tidak biasa. Sebelum akhir pekan ini dia hampir selalu ditemani oleh setidaknya satu rekan senegaranya selama menjalankan profesi manajerialnya di divisi elite sepak bola Inggris. Sebelum kedatangan Emery dan Flores, dia memiliki Rafael Benitez di Newcastle United FC dan Javi Garcia di Watford.

Kisah Guardiola merujuk pada momen tanggal 16 Maret 2017, 990 hari lalu, ketika Aitor Karanka dipecat oleh Middlesbrough FC untuk periode sebelumnya. Dan, Pep yang baru bergabung dengan Man. City per tanggal 1 Februari 2017, pun menjadi satu -satunya pelatih asal Spanyol di Liga Primer pada saat itu.


Baca Juga :
- Gugat Liga Primer yang Tolak Proses Akuisisi Klub, Newcastle Sewa Tim Pengacara yang Sukses Bantu Man City Batalkan Sanksi UEFA
- Manchester United dan Chelsea Tak Akan Bisa Juara Liga Primer Selama Masih Ada Juergen Klopp dan Pep Guardiola

Selang beberapa bulan kemudian, sukses Benitez yang membawa The Magpies promosi dari Championship ke Liga Primer, itu berarti ada dua orang asal Spanyol sejak awal musim 2017/18. Situasi itu berlanjut hingga awal bulan ini, Emery dan Flores tidak lagi dipercaya oleh klub mereka masing-masing, dan Guardiola pun menjadi single fighter.

Sejauh ini tercatat sembilan nama pelatih asal Spanyol yang pernah menangani tim-tim di Liga Primer. Di samping Guardiola, Benitez, Emery, Flores, Karanka, dan Garcia, lainnya adalah Roberto Martinez, Juande Ramos, serta Pepe Mel. Dan, dari kesembilan nama itu, Benitez merupakan pelatih yang paling lama bertugas di Liga Primer.

Benitez, 59 tahun, pertama kali tiba di Inggris pada 2004, ketika dipercaya melatih Liverpool, sebelum hijrah ke Chelsea FC (caretaker) dan Newcastle. Selama periode itu, pelatih kelahiran Madrid itu meraih tiga trofi utama: Liga Champions 2004/05 dan Piala Super Eropa 2005 bersama Liverpool, serta Liga Europa 2012/13 bersama Chelsea.

Selama enam tahun mengabdi di Anfield, Benitez juga mempersembahkan trofi Piala FA (2005/06) dan FA Community Shield 2006 untuk Liverpool. Jika digabungkan, maka Benitez telah memainkan 340 pertandingan, dengan 168 kali kemenangan, 82 hasil seri, dan 90 kekalahan, yang mencatatkan total 586 poin di Liga Primer.


Baca Juga :
- Manchester City Ajukan Tawaran Resmi ke Atletico untuk Melepas Jose Gimenez
- INFOGRAFIS: Mengukur Persaingan Liga Primer 2020/21, Liverpool dan City Masih Sengit

Martinez berada di urutan kedua dengan 265 pertandingan Liga Primer, bersama Wigan Athletic FC dan Everton. Berikutnya, Guardiola dengan 128 pertandingan untuk Man. City, lalu Emery yang memainkan 52 pertandingan sebelum dipecat Arsenal pada hari Jumat (30/11). Selama periode kepelatihannya, The Gunners hanya meraih 89 poin.*NURUL IKA HIDAYATI

 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA