#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Maudy Koesnaedi Bantu sang Anak Gagalkan Penalti Lawan
04 December 2019 09:50 WIB
SUASANA pertandingan Liga TopSkor U-12 2019/20 yang tersaji di lapangan Garam, Parung, Bogor, Sabtu (30/11) lalu sangat meriah. Ini tak luput dari kedatangan salah satu aktris kenamaan Indonesia, Maudy Koesnaedi.

Ya, pemeran Zaenab dalam film Si Doel Anak Sekolahan itu datang untuk mendukung putranya Eddy Maliq, yang bermain sebagai penjaga gawang utama ASIOP dalam Liga TopSkor U-12. Dalam cuaca cukup terik kala itu, Maudy yang Dibalut dengan outfit olahraga dari ujung kaki hingga kepala itu tak lelah menyemangati Eddy tanpa suara di tepi lapangan.

“Kalau dulu saat mendampingi dia bertanding suka teriak-teriak, ternyata dia terganggu. Jadi kalau sekarang dukung dia tanding, komat-kamit sendiri saja, berdoa sendiri dalam hati, soalnya takut dia terganggu konsentrasinya,” kata Maudy.


Baca Juga :
- Liga TopSkor U-13: Menang Telak, Pelatih ASIOP Akui Masih Ada yang Perlu Diperbaiki
- Liga TopSkor U-15 : Bermain Lebih Fokus, ASIOP Tumbangkan GMSB

”Kalau mendampingi Eddy main senewen iya, mules iya, panik iya. Tapi seperti yang saya bilang, Eddy meminta saya tetap tenang, karena kalau saya stres, saya teriak-teriak dia ikutan keganggu, jadi saya berusaha untuk tetap tenang,” Maudy menambahkan.

Perjalanan jauh yang ia tempuh dari kediamannya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat menuju Parung, Gunung Sindur, Bogor, terbayar lunas dengan kegembiraan, ASIOP sukses mengalahkan Sukmajaya dengan skor 2-0, ditambah Eddy berhasil menggagalkan eksekusi penalti pemain Sukmajaya.

“Iya alhamdulillah Eddy bermain bagus. Bangga banget Eddy bisa gagalin penalti, jaraknya dekat banget soalnya,” ujar Maudy. Kedatangan Maudy juga memantik perhatian ibu dan ayah dari orangtua pemain dari tim lainnya mengajak foto bersama. Bahkan sebelum bertanding, skuat Persigawa Salfas juga mengabadikan foto bersama aktris cantik tersebut.

Sejatinya dalam usia pembinaan sepak bola layaknya kompetisi Liga TopSkor U-12 ini, selain pelatih, pemain juga membutuhkan dukungan dari orangtua. Hal itu pun dilakukan Maudy kepada Eddy, mulai memperhatikan gizi makanan, mengatur jadwal, dan menjaga kondisi. Terpenting, pendekatan dan komunikasi yang dilakukan Maudy terhadap Eddy sangat baik.

Terlebih wanita kelahiran Jakarta itu juga menceritakan awal mula Eddy terjun ke dunia sepak bola dan menjadi penjaga gawang. “Saya deg-degan banget ya dia menjadi penjaga gawang, tetapi memang entah mengapa waktu di tim sekolah memang yang menurut para pelatih mampu dan baik menjadi kiper hanya Eddy waktu itu. Jadi Eddy merasa punya tanggung jawab.”

Masuk di ASIOP juga awalnya pura-pura ingin menjadi pemain biasa, tapi akhirnya ketahuan kalau Eddy  punya potensi sebagai kiper. “Jadi ya sudah, yang paling penting sih buat saya adalah mental. Tapi sejauh ini buat saya baik lah untuk bisa kuat, menjadi seorang kiper,” ujar perempuan yang masuk dalam 50 wanita tercantik di Indonesia 2012 itu.*SUMARGO PANGESTU


Baca Juga :
- Liga TopSkor U-16: ASIOP Tuntaskan Perlawanan Rorotan FC, Hadi Ramzi Cetak Gol Perdana
- Liga TopSkor U-13: Tampil Disiplin, TMP Rorotan Bungkus Kemenangan

 

 

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA