#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Italia 75 Persen Lolos ke Knockout Piala Eropa 2020
02 December 2019 14:15 WIB
BUKARES – Dewi fortuna boleh dibilang tengah menaungi tim nasional Italia. Setelah masuk grup ringan di babak kualifikasi Piala Eropa 2020 bersama tim-tim sekelas Finlandia, Yunani, Bosnia-Herzegovina, Armenia, dan Liechtenstein, Gli Azzurri terhindar dari lawan-lawan berat dalam undian putaran final di Bukares, Sabtu (30/11).

Mantan striker timnas Italia, Francesco Totti, dan sejumlah pensiunan pemain lainnya yang terlibat dalam undian itu “menghadiahkan” lawan yang terbilang ringan bagi Gli Azzurri. Tim asuhan Roberto Mancini ini tergabung dengan Swiss, Turki, dan Wales di Grup A.

Peluang Italia lolos ke babak 16 besar semakin terbuka karena mereka adalah satu dari 12 tuan rumah Piala Eropa 2020. Dengan begitu, Giorgio Chiellini dan kawan-kawan akan memainkan ketiga pertandingan di fase grup di kandang sendiri. Tepatnya di Olimpico, Roma.


Baca Juga :
- Dybala: Saya Bilang ke Cristiano Ronaldo bahwa di Argentina Dia Dibenci
- Seru! Barcelona Siap Saingi Dua Raksasa Liga Inggris untuk Dapatkan Kurzawa

Lalu, apakah Cristiano Ronaldo, Mbappe akan segera bertemu dengan Italia? Di semifinal jika semuanya berjalan sesuai dengan harapan, paling tidak di perempat final. Takdir akan membantu Italia, sekarang giliran Italia berjuang di Piala Eropa. Perancis dan Portugal berada di grup yang sama tapi tidak Italia. Totti dan mantan lain telah menghadiahkan Mancini tim Swiss, Turki dan Wales.

Nasib kurang beruntung, atau bahkan sial, dialami Jerman. Meski masuk dalam Pot 1, Die Mannschaft tetap mendapatkan lawan-lawan yang berat dalam undian. Mereka tergabung dalam Grup F yang pantas disebut “grup neraka” bersama juara Piala Dunia 2018 Prancis dan juara Piala Eropa 2016 yang juga juara Liga Negara-negara Eropa (LNE) 2018/19 Portugal.

Situasi ini sangat tidak ideal bagi Jerman yang tengah dalam proses regenerasi. Pelatih Joachim Loew meremajakan timnya usai tersingkir di fase grup Piala Dunia 2018 dan jadi juru kunci di LNE 2018/19 dengan mencoret sejumlah pemain senior. Hasilnya, Die Mannschaft finis sebagai juara grup di babak kualifikasi Piala Eropa 2020.

“Prancis adalah tim terbaik di grup ini. Mereka juara dunia. Selama tiga atau empat tahun terakhir, tim ini terus mengalami perkembangan. Jadi, Prancis adalah favorit di grup ini,” kata Loew yang selalu membawa Jerman lolos minimal hingga ke semifinal dalam tiga edisi terakhir Piala Eropa.


Baca Juga :
- Jalan-jalan bersama Keluarga di Tengah Wabah Corona, Ronaldo Dapat Teguran Keras
- Giroud seperti Raja yang Beruntung dan Benzema yang Selalu menjadi Guerrier

Tapi, pelatih Prancis, Didier Deschamps, menepis pernyataan Loew. Menurutnya, tidak ada tim favorit di Grup B. Apalagi, Les Bleus bukan termasuk tuan rumah sehingga harus memainkan semua pertandingan di kandang lawan. Laga pertama lawan Jerman digelar di Muenchen dan dua laga berikutnya akan digelar Budapes, Hongaria.

“Ini grup yang sulit, tapi saya pikir Joachim Loew dan Fernando Santos (pelatih Portugal) juga punya pikiran yang sama,” ujar Deschamps. “Ini grup terberat, tapi kami harus menerimanya. Grup ini semakin sulit bagi kami lantaran kualitas dua rival tersebut dan hasil-hasil yang telah mereka raih selama ini di level Eropa dan dunia.”*Rijal Alfurqon

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA