#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Havertz Siap Bermain di Klub Besar Eropa
29 November 2019 15:10 WIB
LEVERKUSEN – Bintang muda Bayer Leverkusen, Kai Havertz, jadi salah satu target favorit di bursa transfer musim panas tahun depan. Kabarnya, gelandang serang 20 tahun ini diperebutkan oleh tujuh klub terbesar Eropa yaitu FC Bayern Muenchen, FC Barcelona, Real Madrid, Liverpool FC, Chelsea FC, Manchester City, dan Manchester United.

Havertz sudah bergabung dengan Leverkusen sejak 2010 dan membuat debut di tim senior pada 5 Oktober 2016 dalam laga Bundesliga lawan Werder Bremen. Saat itu usianya baru 17 tahun sehingga dia jadi pemain termuda yang melakoni debut bersama Die Werkself di kompetisi elite Jerman tersebut.

Sejak itu, Havertz langsung jadi bagian penting dari lini tengah Leverkusen. Kini, dia telah memainkan 121 laga bersama Die Werkself di seluruh kompetisi dengan mencetak 31 gol dan 23 assist. Havertz menorehkan prestasi terbaik musim lalu dengan mencetak 17 gol di Bundesliga yang menjadikannya pemain remaja tersubur dalam semusim sepanjang sejarah kompetisi itu.


Baca Juga :
- Solskjaer Yakin Bisa Bawa Empat Pemain Ini ke Old Trafford
- Neymar Masih Kandidat Terbaik untuk Jadi Penerus Messi di Barcelona

Havertz membuat debutnya di tim nasional Jerman pada September 2018 saat masuk menggantikan Timo Werner di menit ke-88 dalam laga persahabatan lawan Peru. Dia tercatat sebagai pemain kelahiran tahun 1999 pertama yang membela Die Mannschaft. Havertz lalu mencetak gol pertamanya buat Tim Panser dalam laga uji coba lawan Argentina pada 9 Oktober silam.

Pada 14 April 2018, Havertz menjadi pemain termuda dalam sejarah Bundesliga yang tembus 50 pertandingan. Saat itu usianya baru 18 tahun dan 307 hari. Kini, hanya butuh dua laga lagi untuk mencapai rekor 100 laga di kompetisi elite Jerman itu. Tapi, dia mungkin harus menunggu sedikit lebih lama karena tengah dibekap cedera otot.

Performa impresif Havertz bersama Leverkusen musim lalu membuatnya masuk daftar nominasi Golden Boy 2019. Tapi, dia hanya finis di peringkat ketiga dengan 74 suara, kalah dari Joao Felix (Atletico Madrid) yang jadi pemenang dengan 332 suara dan Jadon Sancho (Borussia Dortmund) yang finis sebagai runner-up dengan 175 suara.

Prestasi Havertz menjadi lebih istimewa lagi katena menjalani karier sebagai pemain profesional pada usia belia bukan perkara mudah. Pasalnya, dia juga tetap harus bersekolah seperti para remaja lainnya. Fakta ini bahkan sempat beberapa kali menempatkan Havertz pada situasi sulit.

“Saya pernah harus ikut ujian sekolah menengah (setara SMA) dan bermain di Piala Jerman 2017/18 pada saat hampir bersamaan. Saya ada ujian Rabu setelah bermain pada Selasa malam dan pertandingannya harus dilanjutkan dengan babak tambahan dan adu penalti. Saya pulang larut dan harus ikut ujian keesokan harinya. Saya tak mau bicara soal hasil ujian saya!” kata Havertz.

Kabarnya, Havertz dibanderol dengan harga 130 juta euro (sekitar Rp 2 triliun). Ini angka yang luar biasa untuk seorang pemain seusianya. Tapi, harga tersebut masih sangat terjangkau oleh ketujuh klub yang memperebutkan tandatangan pemain kelahiran Aachen tersebut.

Muenchen disebut-sebut sebagai favorit dalam perburuan Havertz karena transfer ke klub itu bakal jadi transisi yang lebih mudah daripada ke klub-klub di luar Jerman. Di luar Jerman, klub yang paling berpeluang mendapatkan Havertz adalah Barcelona.

Pasalnya, peraih medali emas Fritz Walter Medal U-19 (penghargaan untuk pemain muda terbaik Jerman) pada 2018 ini pernah mengungkapkan bahwa Los Azulgrana adalah klub impiannya di masa kanak-kanak.


Baca Juga :
- Haaland Beri Petunjuk ke Madrid, Intinya Dia Harus Terus Dimainkan
- Belum Bermain di Tim Utama Madrid, Pemain Ini Direbutkan MU dan Arsenal

Havertz sendiri belum memutuskan langkah apa yang akan dia ambil musim panas nanti. Yang pasti, dia merasa sudah punya modal merintis karier di luar negeri. “Saya pikir saya telah mendapatkan pengalaman internasional yang cukup di Leverkusen,” ujar Havertz. “Saya sudah tahu ritme laga-laga di pentas internasional dan saya yakin bahwa saya mampu berkarier di luar negeri."*Rijal Alfurqon

 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA