#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
The Reds Tidak Mau Ambil Risiko di Anfield
27 November 2019 13:20 WIB
LIVERPOOL – Setelah empat pertandingan, Liverpool FC mampu berada di puncak klasemen Grup E Liga Champions 2019/20 dengan sembilan poin. SSC Napoli mengikuti dengan delapan poin, FC Red Bull Salzburg empat poin, dan KRC Genk satu poin.

Secara matematis, Liverpool hanya butuh satu poin dalam dua laga tersisa. Pada matchday terakhir, 10 Desember, mereka akan bertandang ke markas Salzburg.

Namun, The Reds tentu tidak mau mengambil risiko saat menjamu SSC Napoli di Anfield, Rabu (27/11) malam atau Kamis dini hari WIB nanti. Jika hanya imbang atau kalah, karena hanya selisih satu dan lima poin, Liverpool bisa saja digeser Napoli atau Salzburg seusai duel terakhir nanti.


Baca Juga :
- Taklukkan Setan Merah, Begini Kata Jurgen Klopp
- Liverpool di Ambang Juara, 22 Pertandingan Tak Terkalahkan

Di Anfield, malam nanti, skuat asuhan Juergen Klopp memang tidak hanya mengejar kemenangan untuk memastikan tempat di 16 besar. Tiga poin atas I Partenopei akan menjadi revans sempurna bagi The Reds. Maklum, pada pertemuan pertama di San Paolo, Liverpool ditekuk Napoli, 0-2.

I Partenopei memang menjadi lawan cukup berat bagi Liverpool. Sebelum duel malam nanti, Liverpool dan Napoli sudah lima kali bertemu di kompetisi Eropa dengan hasil identik, sama-sama dua kali menang dan sekali imbang.

Namun begitu, menilik situasi terkini, The Reds layak lebih diunggulkan. Mereka mampu menyapu bersih kemenangan dalam lima laga terakhir di semua kompetisi. Pada saat yang sama, Napoli justru hanya mampu meraih empat imbang dan satu kekalahan.

Dalam periode itu, Mane jadi protagonis Liverpool lewat gol-golnya. Penyerang sayap (winger) asal Senegal itu sukses menutupi absennya Mohamed Salah yang masih cedera. Termasuk, saat bersama Roberto Firmino jadi penentu kemenangan 2-1 atas Crystal Palace di Selhurst Park, Sabtu (23/11) pekan lalu.

Total, Mane sudah mengemas 12 gol di semua kompetisi musim ini. Rinciannya, delapan di Liga Primer, dua di Liga Champions, dan dua lagi di Community Shield. Mane pun diharapkan kembali melanjutkan tren impresif ini ke gawang Napoli. Itu diungkapkan rekannya dari sektor pertahanan Liverpool, Andy Robertson. Menurut bek kiri asal Skotlandia ini, Mane memiliki kapasitas untuk menjadi striker haus gol.

“Sekarang, Mane sangat tenang ketika berada di depan gawang,” kata Robertson yang didatangkan dari Hull City FC pada Mei 2017, semusim setelah Mane direkrut dari Southampton FC. “Musim ini merupakan periode fantastis baginya. Mane membawa permainannya ke level yang lebih tinggi.”

Pernyataan tersebut beralasan. Setelah sempat tertutup sinar Salah pada 2017/18, Mane langsung menggebrak musim lalu. Bersama Salah dan striker Arsenal FC, Pierre-Emerick Aubameyang jadi top scorer Liga Primer. Bahkan, kolaborasi Mane dan Salah mengantar Liverpool sebagai jawara Liga Champions 2018/19.


Baca Juga :
- Liverpool Terdepan Berburu Pemain Muda Jerman Ini, MU, Barcelona dan Muenchen Juga Berminat
- Full Squad! Ada 20 Wakil Kita di Indonesia Masters 2020, Ayo Kejar Prestasi

“Setiap pemain yang tampil dengan mereka (Salah dan Firmino) akan menikmatinya. Kolaborasi ini membuat semuanya mudah. Saya bangga menikmati kerja sama ini,” kata Mane terkait perannya di sektor depan Liverpool bersama Salah dan Firmino.***CHOIRUL HUDA DARI BERBAGAI SUMBER

 

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA