#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Hindari Degradasi, Kalteng Putra Bakal Tampil Ofensif hadapi Tira Persikabo
27 November 2019 13:02 WIB
PALANGKARAYA – Terpuruk di dasar klasemen membuat Kalteng Putra terpanggang. Terancam tidak bisa melanjutkan kiprah pada kompetisi kasta tertinggi musim depan. Terkecuali, tim berjulukan Laskar Isen Mulang itu mampu memperbaiki performa dalam semua laga Liga 1 2019 tersisa.

Diawali menjamu Tira Persikabo, Rabu (27/11) di Stadion Tuah Pahoe, Palangkaraya, Kalimantan Tengah. "Besok (hari ini) laga penting. Kami harus dapat angka maksimal untuk keluar zona degradasi. Siapa pun yang ditampilkan harus bisa bermain ofensif dan agresif untuk membantu tim meraih kemenangan," kata Gomes Oliviera, pelatih Kalteng Putra.

Maklum, tambahan tiga poin dari Tira Persikabo akan melambungkan Laskar Isen Mulang ke peringkat ke-15. Satu anak tangga di atas zona degradasi, dan mengirim Persela Lamongan ke zona bahaya. Sebaliknya jika gagal meraih poin penuh, Kalteng Putra makin sulit bertahan pada kompetisi Liga 1.


Baca Juga :
- Duo Kapten Tira Persikabo Merapat ke Persebaya
- PSS Ingin Finis 10 Besar dan Balas Dendam kepada Tira Persikabo

"Tira tim yang bagus. Tapi agak kurang konsisten belakangan ini. Jadi ini kesempatan buat kami membalas kekalahan putaran pertama. Apalagi kami selalu tampil bagus saat tandang dan kandang, meski tidak selalu menang. Di sini, saya optimistis bisa atasi lawan," Gomes menambahkan.

Laskar Isen Mulang punya catatan bagus tampil di depan publik sendiri. Dari delapan laga terakhirnya, tim peraih juara kompetisi seperti PSM Makassar, Bhayangkara FC, dan Arema FC dibuat tidak berkutik. Satu-satunya kekalahan diterimanya dari Persib Bandung.

Pemain tuan rumah pun tahu sang tamu sedang dirundung masalah. Dari 11 laga terakhir Laskar Padjadjaran tidak pernah menang. "Dengan motivasi berlipat, kami punya peluang besar kalahkan Tira. Kami main di kandang dan didukung banyak suporter. Optimistis ambil tiga poin," ujar Rafael Bonfim, bek Kalteng Putra.

Rahmad Darmawan, pelatih Tira Persikabo, mengakui bentrok dengan Kalteng Putra bukan pekerjaan mudah. Laskar Padjadjaran mendarat di Palangkaraya dengan kekuatan terbelah. Sedikitnya empat pemain utama di posisi kunci tidak bisa ditampilkan.

"Ciro Alves dan Abduh Lestaluhu terkena akumulasi kartu. Manahati Lestusen dan Loris Arnaud terpaksa menepi karena cedera. Jadi cukup banyak pemain kami yang tidak bisa ambil bagian di sini," kata Rahmad.

Kendati begitu, pelatih yang akrab disapa RD tersebut tidak gentar. Pertandingan nanti baginya harus dituntaskan dengan hasil positif. Tanpa empat pemain utama yang harus meninggalkan timnya, prestasi terbaik tetap wajib dihamparkan.


Baca Juga :
- Ciro Alves Bungkam Soal Masa Depan
- Igor Kriushenko: Kebobolan Karena Masalah Sepele

"Memang tidak mudah menghadapi Kalteng Putra yang banyak dihuni pemain berpengalaman. Ada OK John, Gede Sukadana, Ferinando Pahabol, dan Patrich Wanggai, pasti mereka akan all out demi lepas dari zona degradasi. Kami wajib mewaspadai pergerakan dan kebangkitan mereka," mantan pelatih Sriwijaya FC itu menuturkan.

RD meminta timnya tampil kompak dan solid di hadapan Persela. “Motivasi memenangi pertandingan harus kuat karena mereka tim yang sudah sangat matang. Jadi satu poin di Palangkaraya bukan sesuatu yang jelek bagi Tira Persikabo," RD menuturkan.*Dani Wihara

loading...

BERITA TERKAIT

news
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA