#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Lampard Harus Segera Atasi Masalah Chelsea Ini
26 November 2019 13:35 WIB
LONDON - Tiga tim penghuni di Grup H masih memiliki peluang yang sama untuk lolos ke 16 besar Liga Champions. Menjelang matchday kelima, AFC Ajax, Chelsea FC, dan Valencia CF sama-sama mengoleksi tujuh poin hasil dua kemenangan dan sekali imbang dan kalah. Hanya selisih gol yang membuat perbedaan di antara ketiga klub tersebut.

Rabu (27/11) malam, Chelsea akan bertandang ke markas Valencia, Stadion Mestalla, dengan bekal tidak bagus. Mereka menyerah 1-2 di kandang Manchester City FC pada laga pekan ke-13 Liga Primer, Sabtu (23/11) malam lalu.

Chelsea menyerah 0-1 dari Valencia pada pertemuan pertama di Stamford Bridge, 17 September lalu, berkat gol dari Rodrigo. Melihat situasi terkini, The Blues harus memenangi pertandingan di Mestalla, besok, untuk memastikan tempat di 16 besar Liga Champions.


Baca Juga :
- Tak Mempan Dibujuk Man-United dan Madrid, Begini Penjelasan Donny van de Beek
- Eksperimen Tanpa Pemain Sayap, Madrid Taklukkan Valencia, Zidane Ungkap Rahasia

“Kami harus menang untuk melangkah lebih jauh di Liga Champions. Kami harus siap dan fokus menghadapi duel ini setelah hasil mengecewakan di Liga Primer lalu,” ucap N’Golo Kante, gelandang bertahan Chelsea. “Kesempatan kami untuk ke fase knock-out terbuka lebar. Karenanya, kami harus menganggap duel (lawan Valencia) ini seperti final,” ujar Cesar Azpilicueta, bek dan kapten The Blues.

Kante dan Azpilicueta boleh saja optimistis dengan peluang di melawan Valencia nanti. Namun, ada beberapa kendala teknis yang harus dibenahi pelatih Frank Lampard untuk melawan Valencia. Utamanya setelah melihat performa Chelsea saat dibekap Man. City.

The Blues bermain sangat baik di Etihad. Tetapi, mereka kehilangan sesuatu untuk mengunci kemenangan. Sebaliknya dengan The Citizens. Juara Liga Primer dua musim terakhir itu terbilang biasa saja tetapi mampu menemukan cara untuk mengakhiri pertandingan dengan kemenangan. Tim bagus, menurut Paul Scholes, tahu bagaimana cara memenangi pertandingan tanpa harus selalu bermain impresif.

“Lampard memiliki tim sangat bagus, mampu bermain brilian. Tetapi, ia kehilangan sesuatu. Kini, ia harus melakukan perubahan untuk mengatasi problem tersebut,” ucap Scholes, mantan gelandang Manchester United (MU).

Selain “naluri membunuh” yang belum begitu terasah, Chelsea juga memiliki beberapa masalah teknis. Duet bek tengah The Blues, Fikayo Tomori dan Kurt Zouma, terlihat tidak terlalu nyaman bila harus menahan bola lebih lama. Bila Lampard ingin membangun serangan dari bawah, Tomori dan Zouma harus lebih tenang dan percaya diri saat mengontrol bola.

“Teknik bertahan mereka bagus. Tetapi, Tomori dan Zouma terlihat sering gugup saat menahan bola. Kondisi seperti itu bisa membuat pemain lain juga gugup,” tutur Scholes, yang selama karier profesionalnya tidak pernah membela tim selain MU (1993-2013) itu.

Chelsea, juara Liga Champions 2011/12, tidak terlalu bermasalah dengan pencetak gol karena memiliki striker muda sekelas Tammy Abraham serta Michy Batshuayi. Tetapi, The Blues belum memiliki sosok pengganti Eden Hazard meskipun ada penyerang sayap sekaliber Christian Pulisic dan Willian.


Baca Juga :
- Merujuk Statistik, Kejutan Muncul dalam Tim Terbaik Liga Primer Dekade Ini
- Ada 4 Pertandingan, Begini Hasil Lengkap Pertandingan Liga Primer Sabtu (28/12) Malam

“Perbedaan terbesar Chelsea kini dengan sebelumnya mungkin Hazard. Ia memiliki kualitas untuk memberikan kemenangan bagi Chelsea di laga-laga besar dan krusial. Ia juga tipe pemain yang mampu membuat perbedaan,” kata Scholes tentang penyerang yang musim ini sudah berseragam Real Madrid CF tersebut.*TRI CAHYO NUGROHO DARI BERBAGAI SUMBER    

 

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA