#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia


​​​​​​​Ancaman Di Maria
26 November 2019 13:05 WIB
MADRID – Sudah menjadi rahasia umum bahwa Paris Saint Germain (PSG) diperkuat sederet bintang, terutama pada barisan serangnya. Dalam perjalanannya menghadapi Real Madrid di match day lima Grup A Liga Champions 2019/20, Angel Di Maria akan menjadi ancaman utama, sebab sejauh musim ini ia jadi pemain yang paling bersinar.

Sejak pekan keempat Ligue 1 Prancis, PSG telah diterpa badai cedera. Berbagai pemain utama silih berganti menepi, termasuk pada lini serang yang menjadi kekuatan terbesar. Edinson Cavani, Kylian Mbappe, dan Neymar Junior absen karena masalahnya masing-masing. Kendati begitu, laju tim ibu kota tetap luar biasa, menjaga hegemoninya.

Tim berjuluk Les Parisiens terus memuncaki klasemen, unggul delapan poin dari pesaing tedekat (Olympique Marseille di posisi dua), dan jadi tim terproduktif dengan 30 gol. Dari 14 pertandingan yang dilakoni, mereka punya rasio mencetak 2,14 gol per laga. Kesuburan tersebut bisa dipertahankan di periode cedera sebab adanya Di Maria.


Baca Juga :
- Zinedine Zidane Kasih Pesan bahwa Dirinya Butuh Penyerang Baru setelah Hanya Imbang Tanpa Gol lawan Sociedad
- PSG dan City Nyerah, Koulibaly Bertahan di Napoli

Winger tim nasional Argentina ini sedang dalam momen terbaiknya sejak gabung 6 Agustus 2015. Saat tak ada MCN (Mbappe-Cavani-Neymar), ia lah yang menjadi tulang punggung sebab telah berkontribusi pada 11 gol dari 30 yang dimiliki tim; enam gol dan lima assist; Rasio keterlibatannya pada produktivitas PSG di Ligue 1 hingga 37 persen.

Persentase tersebut adalah yang terbesar jika dibanding musim-musim lainnya bersama Les Parisiens. Di periode yang sama, sepertiga awal musim, rasio biasanya tak sampai 25 persen. Sementara itu winger 31 tahun ini sendiri jadi pemain yang paling sering diandalkan oleh pelatih Thomas Tuchel; 1.043 menit main pada 14 pertandingan.

Di Maria terlibat pada tiap gol PSG di setiap 94,8 menit mainnya. Sedangkan jika melihat rapor pemain lainnya, Mbappe dan Mauro Icardi ada di belakangnya dengan terlibat di delapan dan enam gol; lima gol-tiga assist dan lima-satu. Untuk Neymar, ia ada empat (keseluruhan dari gol), serupa Eric Choupo-Moting (tiga gol dan satu assist).

Sementara itu rapor winger berkaki kidal kian menjadi-jadi melihat rapornya di Liga Champions. Ia sudah terlibat di 353 dari total 360 menit main Les Parisiens pada empat laga. Dari situ andilnya ada pada enam gol (dua gol dan empat assist); terlibat di setiap gol timnya (keseluruhan telah menciptakan 10 gol) setiap 58,8 menit main.

Dengan performa yang ditunjukannya sejau 2019/20 ini, jelas bahwa Di Maria adalah ancaman utama pada laga di Stadion Santiago Bernabeu, Selasa (26/11) atau dini hari WIB. Selain itu perlu diingat bahwa dirinya adalah eks pemain Madrid dan tahu betul soal klub Spanyol itu, terbukti dengan dua golnya di pertemuan sebelumnya.* TAUFANI RAHMANDA DARI BERBAGAI SUMBER


Baca Juga :
- Neymar Tetap Andalan Timnas Brasil pada Kualifikasi Piala Dunia 2022 meski Dirundung Masalah Beruntun
- Mbappe Pakai Kaus PSG dengan Nama Bahasa Cina, Juara Prancis Ingin Menarik Penggemar Baru di Timur Jauh

 

Rapor Keterlibatan Di Maria di Gol PSG Setelah Pekan 14 Ligue 1:
Musim            Golnya/Gol klub     Persentase (menit per gol)
2015/16         7/31                           22,5% (155)
2016/17         6/26                           23% (149)
2017/18         4/43                           10% (160)
2018/19         9/45                           20% (103)
2019/20         11/30                         37% (94,8)

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA