#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Sejarah Baru, Indonesia Akhirnya Punya Turnamen Usia Muda Internasional
20 November 2019 11:13 WIB
JAKARTA – Puluhan bahkan ratusan juta rupiah biasanya digelontorkan sekolah sepak bola (SSB) agar bisa tampil dalam ajang internasional. Pasalnya, walau masyarakat Indonesia sangat menggandrungi sepak bola, tak banyak ajang internasional yang berlangsung secara konsisten dari tahun ke tahun.

Untuk mengisi ceruk yang kosong itu, INAFootball hadir. Mereka ingin terlibat aktif dalam membantu pengembangan sepak bola usia muda Indonesia. Salah satunya, program yang sedang dihegemoni oleh INAFoootball adalah menyelenggarakan turnamen sepak bola usia muda level internasional.

Pada 23-24 November mendatang, turnamen bertajuk Jakarta Seven Soccer (JS7) 2019 akan dilangsungkan. Ini meruapakan turnamen sepak bola internasional usia muda tujuh lawan tujuh (7v7) pertama di Indonesia. Adapun tim yang akan terlibat dalam ajang ini mencapai 36 tim.


Baca Juga :
- Video Call Terakhir Dino Sefriyanto dengan Almarhum Satia Bagdja Ijatna
- Pelatih Inter Milan Antonio Conte Tuntut Media yang Beritakan Dirinya Sudah Berkomunikasi dengan Juventus, Secara Diam-diam

Tak hanya diikuti tim-tim asal Indonesia, tim usia muda asal Malaysia, Vietnam, dan Singapura, dipastikan ambil bagian. Kegiatan ini direncanakan berlangsung di lapangan rumput sintesis, yakni di Lapangan Persija Academy Football Field (PAFF), Pulo Gadung, Jakarta Timur.

Turneman J7S 2019 ini dibagi dalam tiga kategori usia, yakni U-10, U-12, dan U-14. Untuk kategori U-12 akan diikuti 20 tim yang dibagi menjadi emapt grup. Sedangkan kategori U-10 dan U-14 masing-masing akan dikuti delapan tim, yang nantinya akan dibagi ke dalam dua grup.

Berbeda dengan turnamen pada umumnya, J7S 2019 akan menggunakan format yang baru. Maksudnya, setiap tim akan merasakan babak semifinal atau tidak akan gugur setelah babak grup. Setiap tim akan saling berhadapan berdasarkan posisi di klasemen, sehingga jumlah pertandingan yang dilakoni lebih banyak.

Rinciannya, setiap juara grup akan saling berhadapan sampai memperebutkan piala gold, tim runner-up memperebutkan piala silver, peringkat ketiga ada piala bronze, peringkat keempat piala plate, dan peringkat kelima piala steal. Format tersebut dinilai lebih efektif diimplementasikan untuk sepak bola usia muda.


Baca Juga :
- Pengakuan Mengejutkan! Bale Ungkap Dua Masalah di Real Madrid hingga Ingin Beralih Menjadi Pegolf
- Pengakuan Bek Persija Jakarta Otavio Dutra Setelah Dirinya Tidak Dipanggil Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia

Suhendra Marzuki, Manajer dari Director INAFootball mengatakan, ide turnamen mucul untuk membantu SSB di Indonesia, utamanya yang belum pernah merasakan atmosfer pertandingan internasional. Tujuan lainnya, untuk menjalin rasa persaudaraan antarpembina sepak bola usia muda Asia Tenggara.

“Kami berharap turnamen tahunan ini dapat memberikan kontribusi terkait percepatan pembangunan sepak bola Indonesia sesuai Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2019. Kegiatan ini bisa menjadi kegiatan tahunan di Jakarta, agar memiliki sebuah kegiatan pembinaan sepak bola tingkat internasional,” kata Suhendra.* Nizar Galang Gandhimar

BERITA TERKAIT

news
Pejalan kaki untuk gunung-gunung tropis Indonesia. Mencintai sastra, fanatis timnas Garuda, dan sedang aktif di sepak bola usia dini. Anak pertama dari tiga bersaudara.
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA