#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Misi Koeman Tercapai
18 November 2019 13:15 WIB
BELFAST - Tim nasional Belanda dipastikan turun lagi di turnamen besar usai enam tahun absen. Tim Oranye memastikannya setelah bermain seri tanpa gol melawan tuan rumah Irlandia Utara pada laga ketujuh Grup C kualifikasi Piala Eropa di Windsor Park, Sabtu (16/11) malam.

Lolos ke putaran final Piala Eropa 2020 menjadi tugas utama Ronald Koeman saat ditunjuk sebagai pelatih timnas Belanda pada Februari 2018. Kembali di turnamen besar merupakan prioritas Tim Oranye setelah secara beruntun gagal lolos ke Piala Eropa 2016 dan Piala Dunia 2018. Missie Koeman Volbracht (Misi Koeman Tercapai). Begitu judul berita di majalah sepak bola Belanda, Voetbal International.

Tapi, hasil imbang lawan Irlandia Utara berdampak negatif terhadap peluang Belanda keluar sebagai juara Grup C. Pasalnya, hasil itu membuat mereka turun ke peringkat kedua dengan 16 poin. Tim Oranye tertinggal dua poin dari Jerman yang naik ke puncak usai menghajar Belarus 4-0 pada hari yang sama di Moenchengladbach.


Baca Juga :
- Napoli Incar Bek Muda Jerman Ini Andai Koulibaly Hengkang
- Barcelona dan Ter Stegen Bahas Perpanjangan Kontrak

Artinya, Belanda tak bisa lagi menentukan nasib mereka sendiri dalam perebutan posisi juara Grup C dengan Jerman. Tim Oranye bukan saja harus memenangi laga terakhir lawan Estonia di Amsterdam, Selasa (19/11), tapi juga berharap Die Mannschaft gagal merebut poin penuh lawan Irlandia Utara pada hari yang sama di Frankfurt.

Meski begitu, hasil imbang di kandang Irlandia Utara jadi raihan yang wajib disyukuri oleh Belanda. Pasalnya, Tim Oranye tampil tanpa dua mesin gol utama dalam laga ini, striker Memphis Depay yang belum pulih dari cedera dan gelandang Georginio Wijnaldum yang terserang flu.

Selain itu, Belanda juga sempat dibayangi kekalahan saat Irlandia Utara mendapatkan hadiah penalti pada pertengahan babak pertama lantaran handball yang dilakukan Joel Veltman. Beruntung, eksekusi yang dilakukan oleh Steven Davis masih melambung di atas mistar gawang Jasper Cillessen.

“Kami akan kembali tampil di turnamen besar. Itu yang terpenting,” kata bek tengah sekaligus kapten Virgil Van Dijk. “Kami ingin menang hari ini dan sempat memperoleh sejumlah peluang. Kami sudah tahu laga ini akan sulit, tapi pada akhirnya kami berhasil lolos. Soal bagaimana caranya, itu tidak terlalu penting. Kami sudah lolos ke Piala Eropa dan kami akan mempersiapkan diri dengan sangat baik untuk turnamen itu.”

Pendapat senada dilontarkan oleh Koeman. Pria 56 tahun ini menegaskan bahwa Belanda selalu ingin meraih hasil yang lebih baik. Tapi, untuk sekadar lolos ke Piala Eropa 2020 sudah jadi pencapaian yang fantastis. Apalagi, Tim Oranye meraihnya dalam sebuah grup yang cukup berat.  

“Kami berhasil melakukannya dalam sebuah grup dengan lawan hebat seperti Jerman dan Irlandia Utara,” kata Koeman. “Saya senang dan bangga dengan tim ini. Saya juga berpikir bahwa sekarang kami sudah bisa melupakan bagaimana pertandingan malam ini berlangsung.”

Di pihak lain, kekalahan dari Belanda menutup peluang Irlandia Utara lolos secara otomatis. Tidak heran jika pelatih Michael O’Neil merasa sangat kecewa dengan hasil ini. Apalagi, pria 50 tahun ini tengah berada di pengujung kiprah sebagai pelatih The Green and White Army.  


Baca Juga :
- Gaji Van Dijk Bakal Naik Jadi Rp 932 Miliar, tapi Liverpool Ajukan Syarat
- Juventus Siap Jadikan Van Dijk Bek Termahal Dunia

O’Neill telah meneken kontrak dengan klub Championship, Stoke City FC, pada 9 November lalu. Dia akan meninggalkan timnas Irlandia Utara usai laga babak kualifikasi Piala Eropa 2020. Meski begitu, O’Neill meyakini pengalaman bersaing dengan Belanda dan Jerman di babak play-off nanti.

“Kami telah berkompetisi dengan dua tim besar di Eropa yang diperkuat para pemain top yang bermain di klub-klub besar Eropa dan kami tidak mudah dikalahkan dalam duel-duel lawan kedua tim itu," ujar O'Neill. “Kami kecewa karena kalah lawan Jerman di sini (0-2). Tapi, kami imbang dengan Belanda. Kami juga sempat unggul dalam duel pertama di Rotterdam (sebelum kalah 1-3). Jadi, ada banyak hal positif  yang bisa diambil.”*RIJAL ALFURQON DARI BERBAGAI SUMBER

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA