#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Sinyal Bahaya Bali United, Tak Menang dalam Empat Laga Beruntung
16 November 2019 12:13 WIB
MAGELANG – Hasrat Bali United memetik tiga poin dari tim papan bawah, PSIS, gagal terwujud. Alih-alih menambah tiga poin untuk makin melapangkan jalan menuju tangga juara Liga 1 2019, Serdadu Tridatu malah takluk 0-1, di Stadion Mochammad Soebroto, Magelang, Jumat (15/11) malam. 

Gol sematawayang Laskar Mahesa Jenar, julukan PSIS, tercipta pada menit ke-31, lewat sundulan bek Wallace Costa, memanfaatkan tendangan bebas Jonathan Cantillana. Kekalahan ini membuat menjadi sinyal bahaya bagi Bali United, sebab mereka tak membukukan kemenangan dalam empat laga beruntun.

Stefano Lilipaly dan kawan-kawan hanya membukukan tiga hasil imbang dan sekali kalah. Walau tidak diperkuat empat pilar, yang absen karena akumulasi kartu dan membela timnas Indonesia dalam Pra Piala Dunia 2022, selayaknya tidak ada alasan mencari-cari kesalahan.


Baca Juga :
- Taufik Hidayat Resmi Berkostum Arema FC
- Bali United Hanya Menyetor 25 Nama ke PSSI untuk Didaftrakan ke AFC

Ya, seperti sudah tipikal, pelatih Bali United Stefano “Teco” Cugurra menilai banyak keputusan wasit yang merugikan. “Saya rasa semestinya kami dapat memetik satu poin dari laga lawan PSIS ini. Namun, ada banyak keputusan wasit yang tidak adil. Termasuk seharusnya dapat satu penalti,” kata Teco.

Tak hanya mengutuk penampilan wasit dalam laga ini, ia juga mengungkit bahwa hasil imbang dalam laga sebelumnya, seharusnya bisa dimenangkan. “Semua pemain sudah bekerja keras. Seharusnya kami dapat tiga poin dari Persela, tiga poin dari Persipura, dan satu poin dari PSIS,” kata pelatih asal Brasil itu.


Baca Juga :
- Persija Butuh Empat Bek Lagi, Nama-nama Calonnya sedang Dinegoisasi
- SSB Bina Taruna Semakin Terdepan dalam LTS U-16

Meski demikian, Bali United tetap berada di puncak klasemen Liga 1 2019 dengan nilai 57 dari 27 laga. Mereka tetap unggul 13 poin dari Persipura dan Madura United yang ada di peringkat kedua dan ketiga, dengan 44 poin. Namun, jika tak segera bangkit, bukan tak mungkin peluang juara bisa terlepas.

Sedangkan PSIS dapat bernafas lega. Kemenangan ini membuat tim asuhan Bambang Nurdiansyah itu kini mengumpulkan 31 poin dan naik ke peringkat ke-13. “Hasil yang wajib kami syukuri, karena memang saat main di kandang kami sangat susah menang,” kata pelatih yang akrab disapa Banur ini.* Sri Nugroho

loading...

BERITA TERKAIT

news
Pejalan kaki untuk gunung-gunung tropis Indonesia. Mencintai sastra, fanatis timnas Garuda, dan sedang aktif di sepak bola usia dini. Anak pertama dari tiga bersaudara.
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA