#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Beto Terancam Batal ke SEA Games
15 November 2019 07:40 WIB
JAKARTA - Pelatih tim nasional Indonesia U-23 Indra Sjafri segera memutuskan siapa saja 20 pemain yang akan dia bawa untuk merebut medali emas SEA Games 2019 Manila Filipina. Kepastian itu akan diumumkannya usai timnas U-23 melakoni uji coba kedua melawan Iran U-23 di Stadion Pakansari, Cibinong, Sabtu (16/11) mendatang.

Laga ini juga sekaligus menjadi tes terakhir bagi pasukan Garuda Muda sebelum bertolak menuju Filipina, 19 November mendatang. Gambaran skuat utama untuk SEA Games sejatinya sudah terlihat. Apalagi Indra Sjafri mengatakan gambaran itu akan semakin terlihat jelas saat uji coba kedua melawan Iran.

Di situ Indra akan mulai menyimulasikan komposisi starting eleven, sekaligus mencoba tiga pergantian pemain. Tidak seperti pada laga uji coba pertama di Gianyar yang diperbolehkan mengganti enam pemain.


Baca Juga :
- Tegas! Pemain Timnas U-16 Kena Denda Jika Berat Badan Naik, Besarnya Rp 100 Ribu per Kilogram
- Tim Prawira Bandung Lakukan Swab Test untuk Kembali ke Indonesian Basketball League 2020

Lini depan dan belakang menjadi sektor yang paling mendapat sorotan pelatih asal Pesisir Selatan, Sumatera Barat tersebut. Untuk striker, ia bahkan hanya memiliki Muhammad Rafli. Sementara Beto Goncalves, kesiapan kondisinya masih menjadi pertanyaan. Hal sama juga didapat pada Evan Dimas, yang dinilai belum dalam keadaan fit.

“Jadi Beto kami panggil dan observasi kesehatannya. Dia dinyatakan statusnya hijau berarti bisa latihan. Tapi dalam 20 menit latihan berjalan ia kembali hamstring,” kata Indra. “Jadi saya pikir saya harus ambil keputusan soal Beto dan kami akan diskusi dengan dokter timnas apakah masih bisa tunggu atau kami close.”

Sementara untuk posisi penjaga gawang, hanya dua yang akan dibawa dari tiga yang bertahan sampai saat ini. Ketiganya adalah Nadeo Argawinata, Muhammad Riyandi, dan Awan Setho Raharjo. Melihat komposisi ini dua nama pertama diyakini akan mengisi tempat di SEA Games.


Baca Juga :
- Skuat Inti Timnas Indonesia U-16 untuk Piala Asia U-16 Terbentuk pada Akhir Oktober atau November
- Lanjutan Liga 1 2020, PSIS Semarang Mantap Ajukan Stadion Citarum Jadi Home Base

Di level klub, Nadeo dan Riyandi memiliki jam terbang dan menit bermain yang lebih ketimbang Awan yang mulai kehilangan tempat di Bhayangkara FC. Namun Awan tampil cukup baik saat melawan Iran Rabu lalu.

“Kualitas ketiga kiper yang ada tidak terlalu timpang. Mereka punya kelebihan masing-masing dan itu bagus buat kami,” kata pelatih kiper timnas U-23 Hendro Kartiko. “Jam terbang dan pengalaman mereka di kompetisi jadi salah satu pertimbangan kami untuk menentukan siapa yang akan dibawa,” kata Hendro.*FURQON AL FAUZI

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA