#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Arema FC dan Madura United Sama-sama Pincang
08 November 2019 13:06 WIB
MALANG – Minus empat pilar menjamu Madura United Jumat (8/11) sore tidak menyurutkan ambisi pelatih Arema FC Milomir Seslija untuk revans saat menjamu Madura United. Sekaligus, mengembalikan ke tren kemenangan di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang.

“Menghadapi Madura United, kami harus main lebih disiplin dan kompak. Dua pertandingan terakhir mereka (versus Persipura Jayapura dan Tira Persikabo) sudah kami pelajari. Kami optimistis ungguli Madura United di Malang," pelatih Arema Milomir Seslija menegaskan, Kamis (7/11).

"Dari rekaman pertandingan mereka, kami simpulkan kualitas tim dan individu pemain Madura United memang bagus, salah satu tim terbaik di Indonesia. Mereka punya team work bagus dalam menyerang dan bertahan. Mereka tidak banyak kebobolan dan bahaya saat counter attack dan set piece,” Seslija menambahkan.


Baca Juga :
- Gomez Agendakan Arema FC Jalani TC di Kota Batu
- Taufik Hidayat Resmi Berkostum Arema FC

Tidak itu saja, pelatih asal Bosnia-Herzegovina tersebut menyebut kemenangan Laskar Sape Kerrab atas Arema 1-0 pada pertemuan pertama Liga 1 2019 20 Juli lalu di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, karena faktor keberutungan tuan rumah. Saat itu gol Andik Vermansah menit ke-67 membuat Singo Edan pulang dengan tangah hampa.

Sayangnya dalam laga nanti duet maut tuan rumah, Sylvano Comvalius dan Dedik Setiawan, absen lantaran masih sakit dan cedera. Sedangkan dua lainnya bergabung ke timnas U-23, yakni Hanif Abdurrauf Sjahbandi dan Muhammad Rafly.

Itu sebabnya Milo, sapaan sang pelatih, mengatakan, timnya tetap butuh kerja keras untuk menundukkan Madura United. "Pemain harus tampil jauh lebih bagus dan disiplin. Untuk menang lawan Madura United, tidak bisa hanya mengandalkan keberuntungan,” Milo menegaskan.

“Kami tanpa empat pemain dan Madura United minus enam pemain, tapi itu bukan jadi alasan. Semua tim punya masalah sama, bisa up and down, masalah cedera juga. Saya yakin Arema FC selalu main bagus saat lawan tim bagus dan itu buat kami menang," Milo menegaskan.

Sebaliknya Madura United kehilangan enam pemain intinya dengan alasan berbeda. Bek Marckho Sandy Meraudje menjalani hukuman kartu merah dan penyerang Aleksandar Rakic terakumulasi kartu kuning.


Baca Juga :
- Keren..! Arema Rilis Jersey Home and Away Pramusim 2020, tapi Tidak Dijual
- Arema Bayar Sanksi Denda Rp1,170 M Sepanjang 2019

Tiga pemain masih menjalani terapi pemulihan cedera yakni Diego Assis, Engelberd Sani, dan Alberto Goncalves. Sedangkan Syahrian Abimanyu gabung ke timnas U-23. “Kami harus merotasi komposisi tim dengan masuknya lima pemain muda yakni Gufroni Al Maruf, Kadek Raditya, Dhimas Bagus, Kevy Syahertian, dan Drey Buyung,” ujar Rasiman, pelatih Madura United.

“Tapi apa pun kondisi tim, kami datang ke markas Arema punya target mendapatkan poin. Minimal satu poin. Tapi kami akan berupaya dapatkan poin penuh, agar posisi kedua aman dan kian menjauh dari kejaran Persipura. Tidak mudah memang, karena kami tahu Arema jarang kehilangan poin di Malang," Rasiman menambahkan.*Noval Luthfianto

loading...

BERITA TERKAIT

news
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA