#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Sempat Perang Dingin, Verstappen Rindu Ricciardo
22 October 2019 09:10 WIB
MILTON KEYNES – Pembalap Red Bull Racing Max Verstappen mulai merindukan Daniel Ricciardo. Ia menganggap mantan rekan setimnya itu sebagai pasangan yang paling ideal dalam ajang balap jet darat . Sekadar informasi, mereka mulai diduetkan Red Bull sejak 2016-2018.

Belum ada kejelasan soal siapa rekan setim Verstappen untuk Formula 1 (F1) 2020. Tapi, Alexander Albon jadi kandidat terkuat karena kinerjanya sejauh ini cukup mengesankan. Namun, pria asal Belanda itu menegaskan, butuh seseorang yang kuat demi mendongkrak performa tim.

“Saya ingin seseorang yang bisa memberikan persaingan dan menekan saya ke level lebih tinggi. Situasi itu saya rasakan bersama Daniel. Ketika kami jadi rekan setim, saya belajar dan berkembang karenanya. Tapi, jelas itu sulit karena kami kerap berduel,” katanya via Motorsport.com.


Baca Juga :
- Respon Pembalap Formula 1 Terkait Pembatalan GP Australia
- Max Verstappen Perpanjang Kontrak Bersama Red Bull Racing

Persaingan di dalam tim juga bagus dalam hal pengembangan mobil, mengingat kedua pembalap sama-sama menginginkan mobil terbaik. Hal itu akan jadi keuntungan bagi tim karena bisa membantu posisi di klasemen konstruktor. Verstappen berharap kembali dapat rekan seperti itu.

“Anda juga ingin seseorang yang bekerja di jalur sama dalam hal setelan dan menginginkan kinerja mobil sama. Itu membuat Anda membangun mobil lebih baik. Anda juga bisa menerapkan setelan berbeda di latihan bebas, lalu memberi informasi yang bagus kepada teknisi,” ia menambahkan.

Verstappen berduet dengan Albon yang dimulai sejak paruh kedua musim. Pada paruh pertama, musim ini, ia rekanan dengan Pierre Gasly yang gagal konsisten mengendarai RB15. Sedangkan bersama Albon, Verstappen mengaku mulai menemukan kembali rasa persaingan di dalam tim.

Tapi, belum ada kejelasan apakah Albon bakal kembali jadi rekan setim Verstappen, musim depan. “Saya pikir, sejauh ini lebih baik. Ini tahun pertama Alex di Formula 1, jadi Anda tak bisa berharap banyak darinya. Sejauh ini, segalanya cukup baik, dalam memberi informasi dan cara kerja,” katanya.

Mengenai kontraknya bersama Red Bull, Verstappen belum ingin berbicara banyak. “Saya masih memiliki kontrak hingga tahun depan. Pada 2021 ada regulasi baru dan kami belum memiliki kesepakatan. Jadi, semua orang akan bertanya apa yang akan dilakukan oleh tim,” Verstappen menuturkan.

Masa depan Verstappen memang bakal ditentukan dengan kinerja Red Bull, tahun depan. Pasalnya, pembalap muda itu menginginkan kemenangan dan kinerja yang konsisten di setiap perlombaan. Untuk itu, ia akan melihat tim yang berpotensi mengalami peningkatan besar di akhir 2020.


Baca Juga :
- Verstappen dan Leclerc Buat Masa Depan F1 Cerah
- Max Verstappen Harus Mulai Belajar dari Kesalahan, Jika Ingin Jadi Juara Dunia

“Semua orang ingin menang, jadi Anda selalu ingin berlomba untuk tim tercepat. Saya yakin Red Bull bisa mencapainya sebagai sebuah tim. Empat gelar pembalap dan konstruktor secara beruntun (2010-2013) jadi bukti. Kami juga baru memulai kerja sama dengan Honda,” katanya.

Untuk itu, Verstappen tak ingin terburu-buru mengambil keputusan, mengingat apa pun dapat terjadi dalam ajang ini. “Itu sebabnya saya memutuskan untuk menentukan pilihan tahun depan. Tapi, saat ini, kami harus memperlihatkan kemampuan terbaik dan melihat yang terjadi,” ujar Verstappen.*MUHAMAD FADLI RAMADAN DARI BERBAGAI SUMBER

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA