#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Tottenham Masih Suram
21 October 2019 08:20 WIB
LONDON – Tottenham Hotspur FC kembali memperpanjang paceklik kemenangan musim ini menjadi tiga laga beruntun di semua ajang. Tepatnya, saat ditahan Watford FC 1-1 pada pekan kesembilan Liga Primer 2019/20 di Tottenham Hotspur, Sabtu (19/10). Bahkan, mereka nyaris mendapat malu di hadapan puluhan ribu fan akibat kebobolan lebih dulu.

Andoulaye Doucoure membuka keunggulan tim tamu lewat sepakannya di kotak penalti saat laga berjalan enam menit. Tertinggal satu gol memaksa Harry Kane dan kawan-kawan tampil agresif untuk mengurung pertahanan Watford. Beberapa kali, mereka mendapat peluang menyamakan skor yang sayangnya belum berhasil.

Termasuk, ketika sepakan deras Son Heung Min yang hanya membentur mistar gawang. Hingga, kesempatan itu terbuka, empat menit jelang bubaran lewat Dele Alli. Gelandang 23 tahun ini menghindarkan Tottenham dari kekalahan setelah jeli menerobos bola yang tak terjangkau kiper Watford, Ben Foster.


Baca Juga :
- Geng Perampok Asal Cile Mengincar Rumah-rumah Mewah Milik Bintang-bintang Liga Primer
- Tenang Guardiola, Fernandinho Sudah Pantas Gantikan David Silva sebagai Kapten Manchester City

Kendati, penonton di stadion bergeming. Alias tidak terlalu merayakannya akibat papan skor tak berubah. Sebab, Video Assistant Referee (VAR) menyatakan tidak adanya gol terkait pelanggaran sebelumnya. Meski begitu, wasit Chris Kavanagh tetap menunjuk ke tengah lapangan tanda keabsahan gol Alli yang jadi terakhir tercipta pada laga itu.

“Watford bertahan dengan baik. Mereka sangat kuat Namun, saya senang untuk para pemain karena kami menemukan cara mencetak gol. Pada babak kedua, kami pantas menang. Yang jelas, ini langkah awal bagi kami untuk membangun kepercayaan diri setelah kekalahan berturut-berturut,” Pochettino, mengungkapkan.

Pernyataan pelatih asal Argentina ini beralasan. Dalam dua laga terakhir, gawang mereka kebobolan 10 gol! Itu akibat digulung FC Bayern Muenchen 2-7 pada fase grup Liga Champions yang berlangsung  1 Oktober lalu berlanjut keok 0-3 dari Brighton & Hove Albion  FC (5 Oktober). Itu berarti, Tottenham sudah tiga pertandingan gagal mencatat kemenangan.  

Bahkan, jika ditarik ke belakang, ironisnya mereka hanya sekali menang. Itu terjadi saat menekuk Southampton 2-1 pada 28 September lalu. Sementara, dua lainnya kalah dan berujung empat kekalahan. Meski begitu, Pochettino optimistis, timnya bakal melewati periode sulit itu. Gol yang dibuat Alli untuk menghindarkan Tottenham dari kekalahan disebut sebagai titik awal.

“Lima tahun lalu, kami mengawali kompetisi dengan cara yang sama. Namun, pada paruh kedua musim, kami mampu memperbaikinya. Itu yang harus kami lakukan dengan segera,” tutur Pochettino  yang turut bersimpati kepada Watford hingga membuat fan mereka bingung akibat kesalahan VAR.

“Saya mengerti situasi ini. Namun, itu (VAR) bukan tanggung jawab kami, melainkan Liga Primer. Mungkin, ada yang menekan tombol tanpa sengaja,” kata Pochettino. Di sisi lain, Alli menilai gol itu benar-benar sah. “Saya percaya, (bola) tidak mengenai tangan saya. (Keputusan wasit) ini membuat kami lega,” Alli, menjelaskan.


Baca Juga :
- Ambisi MU Amankan Tiket Liga Champions Bisa Terjegal oleh Kiper Mereka Sendiri
- Werner dan Klopp Sering Video Call saat Masa Lockdown, Tanda-tanda ke Liverpool Makin Jelas

Tottenham bersiap meladeni Red Star Belgrade pada matchday ketiga Grup B Liga Champions,  Selasa (22/10). Setelah itu, mereka pun ditunggu pimpinan klasemen sementara Liga Primer, Liverpool FC di Anfield (27 Oktober).***CHOIRUL HUDA DARI BERBAGAI SUMBER

 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA