#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Firasat Buruk Madrid, Telan Kekalahan Perdana Jelang lawan Galatasaray
21 October 2019 13:42 WIB
PALMA – Real Madrid akhirnya merasakan kekalahan pertamanya di La Liga 2019/20. Mereka takluk 0-1 saat bertandang lawan tim promosi, RCD Mallorca, Minggu (20/10) dini hari WIB. Hasil di jornada sembilan tersebut membuat mereka kehilangan takhta klasemen sementara sekaligus firasat buruk jelang duel krusial di Turki, lawan Madrid di Liga Champions.

Ya, Madrid belum juga mempertontonkan penampilan meyakinkan setelah memainkan sembilan pertandingan LaLiga-nya. Mereka selalu sulit menunjukkan kesolidan dalam penampilannya. Keberadaan mereka di puncak klasemen sebenarnya juga tertolong oleh performa kurang bagus rivalnya, FC Barcelona, yang tidak bisa diperkuat Lionel Messi (cedera) di awal-awal musim.

Dan, hasil teranyar di Stadion Son Moix membuat tim berjulukan Los Merengues ini kian dalam kondisi sulit. El Clasico memang telah resmi ditunda, sehingga bisa memberikan banyak waktu untuk pembenahan sebelum mega duel itu. Namun dalam waktu dekat, nasib tim ibu kota ini di Liga Champions harus ditentukan: belum pernah menang dari dua laga.


Baca Juga :
- Petik Tiga Poin di Los Carmenes, Real Madrid Hanya Butuh Satu Kemenangan Lagi untuk Pastikan Gelar LaLiga
- Real Madrid Berpeluang Memastikan Gelar La Liga Kamis Pekan Ini

Kekalahan tandang dari Paris Saint Germain (PSG) yang disusul hasil imbang menjamu Club Brugge membuat Los Merengues harus tampil sempurna. Tapi di saat kemenangan menjadi harga mati saat bertamu ke Galatasaray SK, tengah pekan ini (22/10), tim malah tampil tak memuaskan. Sulit dibayangkan jika jawara Liga Champions ini (13 kali) terkapar lagi di Istanbul, yang memang terkenal menakutkan bagi tim tamu.

“Jadwal padat telah menjadi masalah sebab itu adalah kesulitan. Kami harus memiliki konsistensi. Saya tidak akan mengatakan bahwa kami dalam kondisi baik. Tapi untuk khawatir, itu adalah istilah yang tidak saya suka. Jika kami ingin memenangkan sesuatu musim ini, maka perlu konsistensi. Kami harus bangkit dari kerugian ini,” kata pelatih Zinedine Zidane.

Menghadapi Mallorca, Madrid sejatinya bisa mendominasi laga meski berstatus sebagai tim tamu. Namun nahasnya mereka malah tampil buntu, padahal pertahanan rapuh mereka sudah dihukum dengan gol cepat Junior Lago. Krisis pemain (cedera dan kelelahan) memang mengiringi perjalanan ke Palma, namun masalahnya Plan B kini tak lagi berfungsi.

Los Merengues asuhan Zidane tak lagi moncer. Pemain sekunder seraya James Rodriguez, Isco Alarcon, dan Luka Jovic yang kemarin starter tidak tampil memuaskan. Padahal, salah satu kunci sukses Zizou –sapaan akrab Zidane– di era kepelatihan yang dulu adalah keberhasilannya memanfaatkan seluruh pemain; tak pernah buntu siapa pun yang tampil.

Faktanya di empat laga tandang terakhir (lawan PSG, Sevilla FC, Atletico Madrid, dan Mallorca), mereka hanya bisa mencetak satu gol lewat Karim Benzema (di Sevilla). Teranyar sang ujung tombak tak menjalani harinya dengan ada satu peluang emas yang digagalkan tiang. Sedang Luka Jovic selaku striker lain yang jadi tumpuan lain malah mengkhawatirkan. Striker 21 tahun ini sama sekali tak mampu melepas tembakan.


Baca Juga :
- Cetak Gol Penalti ke Gawang Alaves, Benzema Kejar Messi
- Ini Dia, Unggahan Terbaik dari Para Pemain dan Klub LaLiga di Media Sosial

Sementara itu sebaliknya di sisi lawan tentu saja kemarin adalah hasil yang luar biasa. Lebih hebatnya lagi, Mallorca berhasil menang dengan diperkuat enam pemain level kasta ketiga (sudah membela tim sejak di Segunda B). Yakni Manolo Reina, Joan Sastre, Antonio Raillo, Fran Gamez, Salva Sevilla, dan Lago yang mampu mengacak-acak kanan pertahanan Madrid.*** TAUFANI RAHMANDA DARI BERBAGAI SUMBER

 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA