#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Wenger Minta Arsenal Bersabar Terkait Adaptasi Pepe
09 October 2019 13:55 WIB
LONDON – Nicolas Pepe mengakui dirinya belum mampu memenuhi ekspektasi bersama Arsenal FC sejauh ini. Pemain termahal dalam sejarah klub London Utara itu menjadi sorotan karena kontribusinya dianggap tidak maksimal sejak direkrut dari Lille OSC dengan banderol 72 juta paun (setara Rp1,24 triliun), Agustus lalu.

Sepanjang 2019/20, Pepe baru menyumbangkan satu gol penalti dan tiga assist dalam 10 penampilannya membela The Gunners di semua kompetisi. Jumlah tersebut dinilai tidak setara dengan nilai transfernya. Pepe mengungkapkan hal ini membuatnya telah kehilangan kepercayaan diri.      

“Faktanya, beberapa pekan awal saya di Liga Primer berlangsung tidak mudah. Saya merasa belum mampu memberikan performa maksimal,” kata Pepe. “Saya sadar dari segi statsitik dan pengaruh dalam laga, jelas kontras dibandingkan saat bersama Lille musim lalu. Saya pikir masalah utamanya adalah kepercayaan diri.”


Baca Juga :
- Oezil Tidak Akan Pernah Dipakai Oleh Juergen Klopp, Ini Alasannya
- Lanjut! Setien Dipertahankan Manajemen Barca untuk Tetap Melatih di Musim Depan

Proses transisi dari Ligue 1 di Prancis ke Liga Primer di Inggris nyatanya tidak semudah yang dibayangkan Pepe. Level dan intensitas permainan yang lebih tinggi serta adaptasi dengan kultur dan budaya baru membuat proses adaptasi penyerang asal Pantai Gading tersebut berjalan lambat.

“Saya harus berhadapan dengan bahasa yang berbeda, filosofi, serta gaya sepak bola yang baru dan itu tidak mudah. Saya tidak ingin mencari alasan, tetapi perlu waktu untuk menyesuaikan diri. Saya akan berusaha lebih keras untuk itu,” ujar pemain 24 tahun tersebut melanjutkan.

Di sisi lain, mantan pelatih Arsenal, Arsene Wenger memperingatkan Pepe untuk segera meningkatkan performanya. Jika tidak, maka juru taktik The Gunners Unai Emery akan memilih pemain lain untuk mengisi slotnya di lini serangan. Wenger sendiri mengaku mendukung keputusan bekas klubnya mendatangkan Pepe ke Stadion Emirates. 

“Saya pikir Pepe pemain yang potensial dan klub melakukan langkah tepat dengan merekrutnya musim panas lalu,” kata Le Professeur, julukan Wenger, yang tercatat sebagai pelatih terlama yang pernah mengasuh Arsenal, yakni 22 tahun. “Jelas dia belum sepenuhnya mampu beradaptasi dan Anda perlu memberinya waktu.”

Namun menurut Wenger, penyesuaian lambat bukan sepenuhnya kesalahan Pepe. Strategi yang diterapkan Emery turut membuatnya kesulitan. Le Professeur menilai sang penyerang tidak mendapatkan kebebasan seperti ketiga memperkuat Lille. Meski demikian, Wenger meminta publik Emirates bersabar terkait Pepe.

“Saya melihat pergerakannya menjadi terbatas karena Unai (Emery) menjadikan Pierre-Emerick Aubameyang sebagai sentral serangan. Sementar di Lille, Pepe mejalani peran tersebut,” kata Wenger. “Sejumlah karakteristik permainannya pun belum maksimal, terutama ketika tak menguasai bola. Mungkin ini juga yang memengaruhi kepercayaan dirinya.”*


Baca Juga :
- Duel Canelo vs Saunders Bakal Tertunda Setahun, Trilogi lawan Golovkin Masuk Duluan
- Cerdas! Ini Cara Inter Menjauhkan Barca dari Lautaro Martinez, Bisa Ditiru Klub Lain

 

 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA