#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
INFOGRAFIS
Pelatih Belanda Bakal Lebih Leluasa Memilih Pemain
09 October 2019 13:15 WIB
ROTTERDAM - Tim nasional Belanda menatap optimistis dua pertandingan di Grup C kualifikasi Piala Eropa 2020. Menghadapi Irlandia Utara dan Belarus, Tim Oranye yakin mampu merebut puncak klasemen untuk memperbesar peluang lolos ke putaran final, tahun depan.     

Belanda saat ini masih tertahan di peringkat ketiga Grup C dengan sembilan poin dari empat laga. Mereka tertinggal tiga poin dari tim peringkat pertama dan kedua, Jerman dan Irlandia Utara, yang masing-masing meraup 12 poin dari lima laga.

Jadi, Belanda bisa naik ke posisi kedua jika mengalahkan Irlandia Utara di De Kuip, Kamis (10/10). Jika target itu terpenuhi, Tim Oranye bakal berpeluang menggeser Jerman dari puncak Grup C jika menang atas tuan rumah Belarus di Minsk tiga hari kemudian.


Baca Juga :
- Real Madrid Pantau The Next Kaka
- Van Gaal: De Jong Tak Sebagus di Ajax

Optimisme Tim Oranye bukan tanpa alasan. Pelatih timnas Belanda Ronald Koeman mengaku hampir selalu memanggil para pemain yang sama untuk setiap pertandingan yang akan dimainkan. Tapi, pelatih 56 tahun ini mengakui bahwa belakangan ini dia memiliki lebih banyak opsi pemain untuk dipanggil.

“Sebagai seorang pelatih, penting bagi saya untuk berpikir keras mengenai timnas dan pilihan-pilihan sulit yang harus diambil. Semua pemain telah menunjukkan kemajuan pesat dan itu yang paling positif,” katanya. “Lini tengah dan depan misalnya, punya banyak kemungkinan berbeda. Mungkin kami akan membuat sejumlah perombakan di antara kedua pertandingan nanti, tapi itu bergantung pada situasinya.”

Kembalinya Donny Van De Beek kian memperkaya opsi bagi Koeman. Gelandang serang AFC Ajax ini sempat absen dalam kedua laga kualifikasi lawan Jerman dan Estonia karena cedera September lalu. Tapi, sejak kepulihannya, pemain 22 tahun ini terus menunjukkan performa impresif bersama De Godenzonen.

Salah satu aksi Van De Beek yang paling memukau adalah saat membantu Ajax mengalahkan tuan rumah Valencia CF 3-0 pada laga fase grup Liga Champions di Mestalla, pekan lalu. Ketika itu, dia menyumbangkan satu gol dan satu assist.

“Van De Beek memainkan beberapa peran berbeda di klubnya dan dia bisa melakukan hal yang sama buat kami,” ucap Koeman. “Ada juga peran buat Kevin Strootman di lini tengah, tapi masih ada Frenkie De Jong sebagai pilihan utama. Meski begitu, dia (Strootman) tetap berharga untuk skuat ini."

Penampilan cemerlang striker Wout Weghorst bersama VfL Wolfsburg juga menambah pusing Koeman. Penyerang 27 tahun ini membukukan empat gol dan dua assist dalam tujuh laga bersama Die Wolfe musim ini. Catatan ini kontras dengan striker andalan timnas Belanda, Luuk De Jong, yang belum mencetak satu gol pun dalam tujuh laga yang telah dimainkan bersama Sevilla FC di La Liga.

Ironisnya, Koeman tetap lebih memilih Luuk De Jong dan mengabaikan Weghorst. “Benar, dia (Weghorst) mencetak banyak gol belakangan ini dan sebagai pelatih timnas saya harus memantau perkembangan semua pemain di klub mereka. Tapi, perubahan tidak bisa tiba-tiba dilakukan dalam jangka pendek,” kata Koeman.

Weghorst memang tidak pernah jadi pemain timnas Belanda “sejati”. Ia baru dipanggil untuk kali pertama pada Maret 2018. Weghorst sempat memainkan tiga laga sebagai pemain pengganti. Tapi, sejak aksi terakhirnya dalam laga persahabatan lawan Italia pada 4 Juni 2018, Koeman tidak pernah lagi meliriknya.

“Dia harus terus mencetak gol seperti itu. Dia juga harus menunjukkan bahwa penampilannya secara keseluruhan sudah meningkat, tidak hanya fokus pada gol-golnya,” kata Koeman.


Baca Juga :
- Bos Ajax Erik ten Hag Kritik Taktik Barcelona Memainkan Frenkie de Jong
- Tak Mempan Dibujuk Man-United dan Madrid, Begini Penjelasan Donny van de Beek

Lantas apa pula yang membuat Koeman tetap memanggil Luuk De Jong yang tengah dilanda paceklik gol? “Jika kalian benar-benar ingin tahu alasannya, saya pikir Luuk lebih baik daripada Weghorst," ujar Koeman.

Bukan hanya Luuk De Jong yang menuai kritikan atas performa mengecewakan di klub, tapi juga sejumlah pemain timnas Belanda lainnya. Sebut saja bek tengah Matthijs De Ligt di Juventus FC, kiper Jasper Cillessen di Valencia, dan Strootman di Olympique Marseille. “Kritikan itu bukan masalah. Saya tidak perlu meresponsnya,” kata Koeman.***RIJAL AL FURQON DARI  BERBAGAI SUMBER

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA