#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Persaingan Ganda Putra di Indonesia Sangat Ketat!
30 September 2019 10:37 WIB
INCHEON – Juara Korea Open 2019 di sektor ganda putra, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, mengaku bahwa persaingan internal sektor ganda putra di Indonesia sangatlah ketat. Itu mereka katakan setelah pertandingan final di negeri ginseng tersebut.

Fajar/Rian sukses menjadi juara Korea Open 2019, setelah mengalahkan wakil Jepang, Takeshi Kamura/Keigo Sonoda pada Minggu (29/9). Skor akhir pertandingan adalah 21-16  dan 21-17.

Usai pertandingan tersebut, Fajar/Rian membeberkan target utama mereka di tahun ini, yakni lolos ke BWF World Tour Finals 2019, yang akan digelar pada Desember mendatang di Cina.


Baca Juga :
- BWF Revisi Peraturan Kualifikasi Cabang Bulu Tangkis Olimpiade Tokyo
- Praveen Jordan: Tontowi Ahmad Itu Sosok yang Rendah Hati dan Haus Gelar

Namun, untuk bisa lolos ke turnamen penutup musim tersebut, Fajar/Rian harus bisa mengumpulkan cukup poin dari turnamen-turnamen BWF yang dihelat tahun ini. Saat ini, pasangan yang akrab disapa FajRi itu  menempati peringkat kelima klasemen Race to Guangzhou, dengan 65.220 poin.

Menanggapi hal tersebut, Fajar/Rian mengungkapkan bahwa untuk bisa lolos ke BWF World Tour Finals adalah pekerjaan yang berat. Persaingan di sektor ganda putra sangatlah ketat, terutama persaingan dengan rekan satu negara.


Baca Juga :
- Indonesia Open Bakal Digelar pada 17-22 November 2020
- Sony Dwi Kuncoro dan Ricky Karanda Soroti PBSI soal Sistem Degradasi di Pelatnas

“Persaingannya sangat ketat. Tapi itu justru memotivasi kami untuk tampil lebih baik lagi. Kami ingin fokus di setiap turnamen yang diikuti dulu,” ucap Fajar.

“Target besar ada, tapi kami tidak mau terbeban. Nanti kalau kami fokus di target besar saja, malah nanti turnamen yang di depan mata malah tidak fokus,” tambahnya. ***

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA