#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Jelang Kongres, Pendaftaran Calon Ketua Umum KOI Telah Dibuka
27 September 2019 17:25 WIB
JAKARTA - Masa jabatan ketua umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Erick Thohir, sudah memasuki masa-masa akhir. Oleh karena itu, KOI telah membuka pendaftaran bakal calon ketua umum yang baru, untuk periode 2019-2023.

Erick Thohir menjabat sebagai ketua umum KOI sejak 2015 lalu. Karena telah memasuki penghujung masa jabatan, KOI akan menggelar Kongres guna memilih ketua umum yang baru.

Pendaftaran bakal calon ketua umum sudah dibuka sejak Jumat (27/9) ini. Pendaftaran ditutup pada 6 Oktober mendatang, pada pukul 20.00 WIB.


Baca Juga :
- 6 Petinju Positif Terpapar Virus Corona, Penyelenggara Olimpiade Dikecam
- Liverpool Terancam Kehilangan Mohamed Salah Selama Empat Bulan

Selain itu, para pendaftar juga diharuskan memberikan persyaratan kepada KOI secara langsung dan tidak boleh diwakilkan. "Persyaratan pendaftaran harus diberikan oleh bakal calon ke KOI sendiri dan tidak boleh diwakilkan. Kami juga tidak akan menerima surat kuasa," ucap sekertaris Tim Penjaringan Bakal Calon Ketua Umum KOI, Helen Sarita De Lima.

Ya, Tim Penjaringan yang dibentuk dan diketuai oleh Erick Thohir ini bertugas untuk memverifikasi bakal calon ketum KOI. Oleh karena itu, tim penjaring akan bekerja secara fair dan sesuai ketentuan yang berlaku.


Baca Juga :
- Respon Kemenpora Terkait Penundaan Olimpiade Tokyo
- NOC Indonesia Sepenuhnya Yakin dengan Keputusan IOC Terkait Olimpiade

"Saya dan Tim Penjaring akan bekerja secara fair dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kami harapkan para bakal calon yang akan mendaftarkan diri adalah figur-figur yang peduli dengan olahraga dan mengerti atas tugas masing-masing dengan terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan," kata Erick.

Kongres KOI sendiri akan diselenggarakan pada 9 Oktober 2019. Selain memilih ketua umum, Tim Penjaring juga membuka pendaftaran untuk calon wakil ketua umum, anggota Komite Eksekutif Komite Olimpiade Indonesia (KE KOI), Badan Arbitrase Keolahragaan Indonesia (BAKI), dan Dewan Etik Komite Olahraga Indonesia. ***

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA