#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Selebrasi Gol, Pemain Timnas U-16 Dilarang Panjat Sosial di Depan Kamera
19 September 2019 06:26 WIB
JAKARTA - Timnas U-16 Indonesia menang banyak atas Kepulauan Mariana Utara. Dari bergol-gol yang dihasilkan para pemain di Stadion Madya Senayan, Jakarta, Rabu 18 September 2018, kemarin malam, tidak ada satupun selebrasi berlebihan.

Usai mencetak gol, pemain langsung merebut bola. Ditendang ke tengah untuk segera kick-off.

Bukan tanpa alasan hal itu berulang-ulang dilakukan. Selain para pemain mengejar target mencetak gol banyak, rupanya juga ada larangan dari tim pelatih untuk melakukan selebrasi berlebihan.


Baca Juga :
- Nilai Subsidi Klub Akan Ditambah, Persib Bandung Belum Dapat Kabar
- Menelusuri Jejak Trofi Persib yang Tercecer, Heru Joko: Saatnya Pangeran Biru Memiliki Museum

"Sebelum pertandingan saya memang sampaikan, saat mencetak gol tak usah banyak selebrasi karena itu menguras tenaga dan waktu," kata Bima Sakti, pelatih Timnas U-16 Indonesia.

"Menurut saya setiap waktu adalah kesempatan kalau bisa bikin gol sebanyak mungkin," ia menambahkan.

Pantangan selebrasi berlebihan ini termasuk bergaya di depan kamera. Bima Sakti mengaku tidak suka dengan apa yang diperlihatkan para pemainnya saat Piala AFF U-15 2019, Agustus lalu.

Saat itu para pemain sering selebrasi mencetak gol di depan kamera. Mereka sadar pertandingan disiarkan langsung dan ingin eksis. Pansos alias panjat sosial!


Baca Juga :
- PSBB Diperpanjang, Tiga Pemain Persib Ini Pilih Gowes Bareng
- Dalam Gang yang Gelap dengan Sandal di Tangan, Riko Simanjuntak Asah Kecepatan

Sekarang semua pemain diharamkan bergaya di depan kamera, begitu berhasil mencetak gol. Baik kamera televisi maupun foto.

"Ini berlaku semua laga. Belajar dari AFF, usai cetak gol, mereka datang ke kamera apalah. Bagi saya itu tak perlu. Cetak gol, Alhamdulillah, selesai. Fokus pada pertandingan berikutnya," kata Bima Sakti.*Ari DP

BERITA TERKAIT

Penulis
news
Penggemar semua cabang olahraga. Asli Yogyakarta, KTP Sleman, tinggal di Jakarta.
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA